Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Sekolah dengan kurikulum Semesta

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU SMA TRENSAINS TEBUIRENG GELOMBANG 2


APA ITU TRENSAINS?

Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman al Qur'an, al Hadist dan Sains Kealaman (natural science) dan interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.

Bagi santri Trensains, kemampuan bahasa arab dan inggris menjadi prasyarat dasar, selain para santri juga dituntut mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Proyeksi kedepan bagi para alumni Trensains adalah dipersiapkan agar para santri bisa tembus ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau PTA (Perguruan Tinggi Asing) ternama di bidang saintek, engineering, medisinal, dan bidang sains kealaman lainnya agar kedepan dapat mendorong lahirnya ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis al Qur’an, dan keimuan yang kokoh serta memiliki kedalaman filosofis serta keluhuran akhlaq. SMA Trensains Tebuireng hanya membuka satu jurusan yaitu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Info lengkapnya Baca Profil  SMA Trensains Tebuireng  (disini)

Atau simak penjelasan Pengagas Trensains pada link berikut ini:





APA SAJA PRESTASI SMA TRENSAINS TEBUIRENG?
Sebagai sekolah nasional berbasis pesantren, SMA Trensains Tebuireng memiliki komitmen untuk terus berbenah diri menuju tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah, diantaranya adalah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas agar dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam bidang agama, sains, dan pola-pola interaksinya. Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan pengembagan program-program sekolah, yang meliputi bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan lain sebagainya. Baca informasi lengkapnya pada link berikut ini (disini).

BAGAIMANA CARA MENDAFTAR ?
Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Gedung Yusuf Hasyim Lt. 2  Pesantren Tebuireng Jombang atau melalui online dengan mengakses website panitia PSB Pesantren Tebuireng  (klik disini) mulai tanggal 1-22 Maret 2020. 

Berikut ini adalah informasi unit-unit pendidikan di lingkungan Pesantren Tebuireng yang membuka gelombang 2:






Informasi lebih jelas dapat diakses di website Panitia PSB Pesantren Tebuireng melalui klik link berikut (disini).

Bersama Trensains, ORSATREN Mencetak Generasi Berwawasan Integrasi Sains dan Islam.




Salah satu tujuan SMA Trensains Tebuireng yakni, meneguhkan sikap akan kemaharajaan Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya melalui pendekatan fisika, kimia, biologi dan ilmu pengetahuan lainnya, sehingga para santri paham dengan benar, bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia, seluruh makhluk bermanfaat bagi yang lain dan merupakan sinergitas yang sangat harmonis dan padu. Tujuan ini kemuian direalisasikan oleh Organisasi Santri SMA Trensains (ORSATREN), dengan menyelenggarkan Islamic Science Competition (ICECO), pada 5 Februari 2020 yang bertempat di Masjid Tebuireng 2.

ICECO pertama kali diadakan oleh ORSATREN masa bakti 2019/2020. Jadi, ini adalah tahun ke dua penyelenggaraan ICECO di SMA Trensains Tebuireng. “Sebagai perintis itu, cukup sulit. Seperti menyusun proposal, mekanisme perlombaan, dan lambang awal untuk ICECO.” tutur Hayah Nisrina selaku panitia ICECO 2019. penyelenggaraan kompetisi sains yang berintegrasi islam telah dicanangkan sejak angkatan pertama SMA TrensainsTebuireng dan terealisasikan pada tahun 2019.
Untuk mewujudkan slogan ICECO 2020 yakni “ Beriman, Berprestasi, bersemangat.” dewan panitia mengadakan cerdas cermat pada sesi babak final. Kegiatan ini dinilai dapat menampilkan kekritisan, dan ketangkasan para peserta. Selain itu, para penonton turut berpartisipasi menyemarakkan suasana. Sehingga, sesi final cukup menarik perhatian penonton.

ICECO turut melibatkan dewan asatidz SMA Trensains Tebuireng sebagai majelis pembuat soal. Mengingat tujuan diadakannnya ICECO yakni untuk merealisasikan Integrasi sains dan islam, agar tak hanya teori yang dipahami segelintir orang.Tipe soal yang digunakanpun berkaitan tentang integrasi sains dan islam.

“Di sekolah kita, belum menerapkan integrasi sains dan islam. Untuk kedepannya saya ingin mengetahui tentang sains dan islam yang ternyata cukup menarik untuk di selami lebih dalam. Contohnya keteranagan tentang klorofil, ternyata sudah dijelaskan dalam Al-qur’an. Integrasi sains dan islam membuat saya tertarik, karena ilmuan-ilmuan baru berhasil menjelaskan sains beberapa abad yang yang lalu, sedangkan Al-quran sudah menerangkannya ratusan abad sebelumnya. Fakta ini membuat saya bangga sebagai umat islam.” terang Diah dan Laily murid SMP Islam Baitul izzah, keduanya adalah pemenang pertama pada ICECO 2020.


Saat sesi wawancara bersama Rifqi, murid SMP Muhammdaiyah Boarding School. Ia turut mendukung integrasi sains dan islam. Lalu ia memperkuat pendapatnya berdasarkan buku yang pernah dibacanya. “Sudah ada beberapa peneliti yang menemukan kebenaran sains pada Alquran”. Integrasi sains dan islam diterima dengan hangat oleh para generasi muda.


“ICECO kedepannya diharapkan menjadi lebih baik lagi, dapat berkoordinasi dengan baik, dan bisa lebih cekatan.” terang ketua panitia ICECO, Silmi Qarinallah. Berdasarkan tanggapan dari peserta dan panitia, ICECO dinilai mampu menjadi jembatan baru, sebagai tonggak awal membuka peradaban islam yang gemilang, dengan mencetak generasi muda emas yang memahami sains dan mencintai Al-qur’an.

.....................................................
Pewarta: Ila
Publisher: Admin

PENGUMUMAN HASIL TES PENERIMAAN SANTRI BARU PESANTREN TEBUIRENG GELOMBANG 1 TAHUN PELAJARAN 2020-2021







Keterangan:
Untuk informasi lebih lanjut (daftar kelulusan untuk unit pendidikan yang lain di lingkungan Pesantren Tebuireng) kunjungi link web PSB pusat berikut ini (klik disini)
termasuk untuk mengetahui cara mendaftar ulang. Terima kasih.


INFORMASI PENDAFTARAN ISLAMIC SCIENCE COMPETITION (ICECO) 2020 TINGKAT JAWA TIMUR




INFORMASI PENDAFTARAN ISLAMIC SCIENCE COMPETITION (ICECO) 2020 TINGKAT JAWA TIMUR

A.    LATAR BELAKANG
Tantangan kehidupan pada era globalisasi yang terjadi pada saat ini, telah mendorong tumbuhnya berbagai macam persaingan intelektualisme. Hal ini dipicu oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Disisi yang lain, perekembangan IPTEK tersebut telah mendorong dan mempermudah para ilmuwan untuk melakukan berbagai macam penelitian diberbagai bidang kehidupan, terutama pada bidang sains kealaman. Tak bisa dipungkiri, terdapat banyak fakta ilmiah yang diungkapkan saat ini merupakan kebenaran ayat-ayat kauniyah (ayat Al-Qur’an tentang sains kealaman) yang diwahyuhkan pada 14 abad silam. Sebagai contoh fakta tentang penciptaan manusia, rahasia surah Al-Hadid ayat 25, fakta alam semesta mengembang, dan bahkan munculnya metode ilmiah lahir pada zaman keemasan islam. Namun, sejak zaman renaisans, sains mulai dipisahkan dari agama dan fakta-fakta al Qur’an. Padahal data menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 800 ayat yang berkaitan dengan sains kealaman. Akibatnya, sains yang berkembang pada saat ini hanyalah untuk sains itu sendiri.
Berdasarkan uraian di atas, umat islam membutuhkan suatu cara untuk memupuk kembali nilai-nilai qurani yang diharapkan dapat mengembalikan kejayaan peradaban islam yang pernah berjaya pada abad keemasan islam. Melahirkan ilmuwan-ilmuwan muslim seperti  Ibnu Haitsam, Al-Khawarizmi, Al-Ghazali, Naseruddin Tusi, Abbas bin Firnas, Maryam Al-Astrolabi, dan ilmuwan-ilmuwan muslim lainnya yang dapat mengengembangkan ilmu pengetahuan tersebut berdasarkan landasan aksiologi, ontologi, dan epistemologi sains islam, dimana Al-Qur’an sebagai basis untuk memperkuat ketiga landasan tersebut. Untuk mengimplementasikan gagasan tersebut, diperlukan langkah-langka nyata agar tradisi pemikiran sebagai zaman keemasan islam terlahir kembali.
SMA Trensains Tebuireng merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berusaha untuk  memupuk kembali tradisi pemikiran islam sebagaimana pada era keemasannya, sehingga diperlukan berbagai strategi dan metode inovatif dalam rangka untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Dialektika antara agama dan sains yang merupakan ciri khas sekolah sekaligus menjadi penekanan  penting pada setiap aktivitas pembelajaran. Sementara itu, pengembangan kurikulum sekolah yang selanjutnya disebut ”Kurikulum Semesta menjadikan sekolah ini sebagai sekolah pertama  di Indonesia bahkan di dunia internasional  yang berkonsentasi pada pengembangan sains islam (sains yang dikembangan dengan Al-Qur’an sebagai landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologinya).
Tidak hanya pada pembelajaran dan pengembangan kurikulum, dalam rangka untuk mencapai segala visi dan misi sekolah, SMA Trensains Tebuireng melalui Organisasi Santri SMA Trensains Tebuireng (ORSANTRENS) juga melibatkan peran serta masyarakat luas terutama para siswa tingkat SMP/MTs untuk membangun kembali tradisi pemikiran ulama sains kealaman sebagaimana uraian di atas. Tradisi pemikiran tersebut terangkum dalam kegiatan kompetisi olimpiade sains keislaman yang selanjutnya diberi nama Islamic Science Competition (ICECO).
  Islamic Science Competition (ICECO) merupakan ajang  kompetisi olimpiade yang mendialektikakan antara sains dan islam pada setiap topik kompetisinya. Olimpiade ini ditujukan kepada siswa/i SMP/MTs-sederajat di wilayah Jawa Timur yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan terutama pada bidang sains kealaman, serta untuk menumbuhkan kembali tradisi pemikiran ulama sains kealaman pada era kejayaan umat islam. Matematika, Sains(Fisika, Biologi, Kimia), Agama Islam, dan  islamic science akan menjadi materi yang diujikan. Kompetisi ini akan terdiri dari tiga babak, yaitu babak penyisihan, babak semifinal dan babak final untuk memperebutkan juara 1, 2 , 3, serta juara harapan 1 dan 2. 

B.  TUJUAN ICECO 2020
Tujuan diselenggarakannya Islamic Science Competition (ICECO) 2020, antara lain sebagai berikut:
1.   Menjadi sarana silaturahmi bagi para pelajar muslim SMP/MTs-sederajat se-jawa Timur.
2.   Menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu khususnya di bidang sains kealaman.
3.   Menumbuhkan kembali tradisi pemikiran islam sebagaimana pada era keemasan umat islam.
4.   Memberikan pengalaman yang berbeda melalui rangkaian kompetisi agar para peserta siap mengahadapi tantangan indistri 4.0 dan 5.0.

C.  WAKTU PELAKSANAAN
Kompetisi ini akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal        : Sabtu, 15 Februari 2020
Registrasi             : 06.30 -08.00 WIB, Pelaksanaan Lomba: 08.00 WIB- Selesai
Tempat                : SMA Trensains Tebuireng Jombang

D.   PESERTA
Peserta Islamic Science Competition (ICECO) 2020 merupakan siswa SMP/MTs sederajat se-Jawa Timur

E.   SYARAT PENDAFTARAN
Syarat pendaftaran ajang Islamic Science Competition (ICECO) 2020 adalah sebagai berikut:
1.   Mengisi formulir pendaftaran.
Peserta delegasi dapat mengisi formulir pendaftaran online atau offline (datang langsung ke ruang tata usaha SMA Trensains Tebuireng).
2.   Peserta yang didelegasikan boleh lebih dari satu tim, setiap tim terdiri dari dua peserta yang berasal dari sekolah yang sama.
3.   Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 75.000, 00-/tim delegasi. Pembayaran dapat dilakukan melalui:
a.   Transfer melalui Bank Jatim, dengan nomor rekening 011-287-4216 a.n.  BKSM SMA Trensains Tebuireng (untuk pendaftaran online).
b.   Pembayaran tunai melalui bendahara SMA Trensains Tebuireng (khusus untuk pendaftaran offline)

F.   WAKTU  PENDAFTARAN
1.   Pendaftaran Online dimulai Tanggal 19 Januari -12 Februari 2020.  Berikut ini adalah link untuk melakukan pendaftaran online (klik disini).
2.   Pendaftaran offline  dimulai 4 Januari 2020 - 12 Februari 2020 ( dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB). Dengan ketentuan sebagai berikut:
a.   Datang langsung ke gedung SMA Trensains Tebuireng
b.   Mengisi formulir pendaftaran
c.   Membawa pas foto 3x4 berwarna (2 lembar)

G.  Materi yang diujikan:
1.   Sains ( fisika, kimia, dan biologi)
2.   Matematika
3.   Agama islam
4.   Sains keislaman

H.  Hadiah:
1.   Juara I = sertifikat + buku NAAS & AAS + piala + uang pembinaan (Rp. 800.000,-)
2.   Juara II = sertifikat + buku NAAS + Piala + uang pembinaan (Rp. 600.000,-)
3.   Juara III = sertifikat + buku AAS + piala + uang pembinaan (Rp. 400.000,-)
4.   Juara harapan I & II = sertifikat + uang pembinaan (Rp. 150.000,-)





SEGERA DAFTARKAN PUTRA-PUTRI ANDA!

Kontak person:
1. Umbaran
085730455057
2. Zahrotul Anisah
085730982295

Pendaftaran online dapat dilakukan melalui website sekolah: www.smatrensains.sch.id (klik disini).

Informasi lebih lanjut dapat dikases di:
2.   Facebook                   : https://www.facebook.com/Trens.edu
3.   Instagram                   : trens_edu atau icecotrensains
4.   Blog Panitia     : icecotrensains.blogspot.com