Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

MEMASUKI AJARAN BARU PENGGAGAS TRENSAINS BERI MOTIVASI SANTRI BARU

smatrensains.sch.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Trensains Tebuireng berlangsung pada (09-12/07/18). Pada malam pertama, MPLS para santri baru bertemu Dr. Agus Purwanto atau yang akrab disapa Gus Pur, sang penggagas Trensains. Kehadiran Gus Pur ke SMA Trensains Tebuireng 2, Senin (09/07/18) untuk mengunjungi para santri baru. Kegiatan ini merupakan satu diantara rangkaian acara MPLS, pengenalaan Trensains.
Kedatangan Gus Pur disambut hangat oleh para santri baru. Ini adalah kali pertama mereka bertemu dengan bapak Trensains ini. Dalam kegiatan ini, Gus Pur memulainya dengan berkenalan dengan para santri baru. Beliau ingin mengetahui dari mana saja asal para santri.
Gus Pur banyak bercerita kepada para santri mengenai pengalaman hidupnya. Beliau juga bercerita tentang ilmuwan-ilmuwan muslim yang harus dijadikan inspirasi. Menurutnya ilmu Sains itu bukanlah dimulai oleh orang-orang nonmuslim, justru ilmu Sains itu dari peradaban Islam.
“Nah setelah itu peradaban Islam mulai runtuh, kemudian ilmu pengetahuan diambil alih oleh peradaban nonmuslim. Nah ini tugas kalian, para siswa Trensains untuk membangun peradaban islam yang baru. Di Trensains ini, kalian akan diajari pelajaran-pelajaran yang tidak dipelajari di sekolah lain, seperti Filsafat,” tegas beliau.


Selain itu beliau juga menambahkan bahwa santri Trensains harus bisa masuk ke segala lini pengetahuan. Ada kalanya santri Trensains bisa masuk ke ITB, bisa juga masuk ke Al-Azhar Mesir.
Diakhir sambutan, beliau menuturkan bahwa para siswa harus punya motivasi untuk sukses. Beliau mencotohkan bahwa dirinya dahulu punya motivasi ingin namanya menjadi nama suatu rumus Fisika. Beliau juga menegaskan bahwa siswa Trensains tidak boleh gampang jenuh dan harus tetap semangat dalam belajar. (Muhaimin Ilyas)

Memasukki Ajaran Baru Pesantren Tebuireng 2 kedatangan Santri Baru SMP Sains



smatrensains-sch.id-Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar  tahun pelajaran 2018/2019, hari ini (7/7) para santri baru beserta wali santri dan keluarga mulai berdatangan sejak pagi hari ke Pesantren Tebuireng 2.  Sebelum memasuki asrama, para santri diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan kamar asrama. Selanjutnya, para santri tersebut didampingi oleh ustadz yang bertugas untuk diantar menuju asrama masing-masing.

Bagi Pesantren Tebuireng 2, tahun ini merupakan tahun yang special. Pasalnya tidak hanya santri baru SMA Trensains yang mulai berdatangan, tetapi juga santri SMP sains yang juga menempati asrama-asrama di komplek Pesantren Tebuireng 2. Berdasarkan data yang ada, jumlah santri baru yang akan menuntut ilmu di Pesantren Tebuireng 2, tahun ini hampir mencapai 200 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pesantren Tebuireng 2 atau yang lebih dikenal dengan nama Trensains (Pesantren Sains) merupakan satu dari dua pesantren yang mengusung proyek peradaban. SMA Trensains Tebuireng merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA yang mengimplementasikan gagasan proyek peradaban tersebut, dimana Al-Qur’an dipakai sebagai pondasi dasar dan basis konstruksi dalam pengembangan sains kealaman (natural science). Gagasan tersebut kemudian diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Sementara SMP Sains Tebuireng yang dibuka pada tahun ini, kedepan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki spesifikasi (standar) khusus yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan santri baru SMA Trensains, walaupun dalam penyelenggaraan pendidikannya tidak menggunakan konsep Trensains (Pesantren Sains) sebagaimana yang telah diterapkan di SMA Trensains Tebuireng.

Sementara itu, pertemuan wali santri baru SMA Trensains Tebuireng dengan pimpinan sekolah baru jadwalkan pada besok pagi (8/7) di Aula Lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng. Namun sebelumnya  para wali santri  tersebut diwajibkan mengikuti agenda pertemuan wali santri bersama pengasuh Pesantren Tebuireng di Majid Ulil Albab Pesantren Tebuireng yang dijadwalkan pada pukul 07.00 Wib. Dalam kesempatan tersebut, rencananya para wali murid santri baru SMA Trensains Tebuireng akan dipaparkan program-program inovasi, profil sekolah, dan juga aturan dan tata tertib santri oleh pimpinan SMA Trensains Tebuireng. Harapannya dengan pemaparan tersebut, para wali santri lebih memahami dan mengenal lebih dekat dengan SMA Trensains Tebuireng. Sementara itu,  pertemuan wali santri dari SMP Sains akan dilaksanakan di Perpustakaan A. Wahid Hasyim Pesantren Tebuireng.

Dengan kehadiran unit baru di Pesantren Tebuireng 2 ini, segenap pimpinan SMA Trensains Tebuireng meyambut baik dan berharap unit ini akan berkembang dengan baik, memiliki prestasi yang baik,  dan dapat mencetak generasi yang militan dan berakhlaqul karimah sebagaimana yang dicita-citakan oleh Pesantren Tebuireng. (/Admin).

AGENDA SANTRI BARU 2018-2019 PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG


·         



















·         7 Juli 2018: Santri Baru masuk Pesantren Tebuireng.
·         8 Juli 2018: Pertemuan Wali Santri Baru Pesantren Tebuireng.
·         8-10 Juli 2018: Masa Orientasi Santri Baru di Pondok.
11-14 Juli 2018: Masa Orientasi Santri Baru di Sekolah
...........................................................................................................
Berikut ini adalah  beberapa  perlengkapan yang harus dibawa santri baru SMA Trensains Tebuireng:
1.   Alquran standart kementrian agama.
2.   Juz amma saku.
3.   Seragam MOS (Min 2 stel):
a.    Rok hitam, kemeja putih, jilbab hitam*,
b.   Celana hitam, kemeja putih**.
4.    Perlengkapan sholat (Min 2):  mukena putih terusan*, baju koko putih**
5.        Perlengkapan mandi (sabun, sikat gigi, pasta gigi, ember, hanger, detergen, dll)
6.   Alat" tulis (buku, pen, kalkulator scientifik, jangka, penggaris, dll)
7.   Obat obatan pribadi
8.   Sepatu sekolah wajib hitam
9.   Kaos kaki putih (min 2 psg) dan kaos kaki hitam (min 1 psg)untuk sekolah
10. Ciput (Daleman kerudung)*

Catatan :
1.   Pakaian untuk pengajian diniah harus menutup aurat, sopan, bukan bahan kaos.
2.   Diperbolehkan membawa sepatu olahraga berwarna.
3.   Kaos kaki panjang min. diatas mata kaki.
4.   Dilarang memakai baju tidur diluar kamar.
5.   Dilarang memakai Rok span, baju ketat (press body), terawang, tidak sopan, baju lengan pendek, bawahan pendek.
6.   Dilarang membawa komik.
7.   Dilarang memakai perhiasan berlebihan.
8.   Dilarang membawa barang elektronik (hp,radio,mp3,soundbox, dll).
Keterangan:.* santriwati. ** santriwan.



Lulusan SMA Trensains Beri Warna Beda Dunia Pesantren

smatrensains.sch.id—Para santri yang telah berproses dalam bangku pendidikan sekolah akan terlihat hasilnya saat di bangku perkuliahan. Untuk itu,  pesantren dan sekolah tertentu harus mempunyai ciri khas yang menjadi unggulan yang bisa dijadikan bekal bagi santri-santrinya, seperti apa yang dicanangkan SMA Trensains Tebuireng.
SMA Trensains Tebuireng memberikan bekal kepada para santrinya dengan ilmu-ilmu alam, ilmu-ilmu kehidupan, dan ilmu ketrensainsan (dialegtika agama-sains, islamisasi sains, dan filosofis) sebagai bekal menuju jenjang perkuliahan.
”Kesaktian dalam proses pendidikan akan terlihat di kampus. Bagi santri Trensains, para calon mahasiswa yang beda dari calon mahasiswa lain karena dalam menempuh sekolah telah diuji, dibekali ilmu-ilmu alam, ilmu-ilmu kehidupan, dan ilmu ketrensainsan seperti dialegtika agama-sains, islamisasi sains, filosofis, dan lain-lain,” ungkap penggagas konsep pesantren sains, H. Agus Purwanto atau Gus Pur saat acara Haflatul Muwadda’ah santri kelas XII SMA Trensains pada Kamis (03/05/2018).
Gus Pur mejelaskan bahwa Trensains membekali generasi muda masa kini yang disebut-sebut sebagai generasi milenial dan penerus peradaban bangsa dengan nilai-nilai luhur. Peradaban yang terlihat dalam masyarakat modern kini merupakan  kumpulan dari nilai, cita, perilaku, dan materi.
“Nilai bagi masyarakat modern ialah materialisme, menolak konsep jiwa dalam pandangang Islam, nilai ialah tauhid, rukun Islam, dan iman. Sedangkan Cita yang merupakan hasil ilmu pengetahuan tidak lagi netral karena hubungan manusia hanya bersumber ilmu jiwa saja yang melakukan hubungan karena rasa suka dan rela melakukan apapun demi mendapat kekuasaan,” tambahnya.
Gus Pur juga menerangkan, perilaku dan materi merupakan  produk yang terbentuk atas dasar ilmu pengetahuan, karena manusia tergerak oleh ego seksual untuk menarik interaksi. Hal itu menurutnya, menuntut produsen untuk memproduksi barang sesuai keinginan mereka, misalnya, celana jeans yang sudah marak dijadikan style para remaja saat ini.
Untuk itu, rendahnya pendidikan para pemuda saat ini, lanjut Gus Pur, perlu untuk dibenahi dan dibekali ilmu pengetahuan yang cukup. “Generasi saat inilah yang  akan mengubah Indonesia lebih baik. Indonesia menunggumu,” pungkas dosen fisika teoritik Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu kepada seluruh santri.
Haflatul Muwadda’ah ini merupakan agenda perpisahan untuk kelas XII yang akan melanjutkan pengelanaan ilmu di berbagai tempat. Tahun ini SMA Trensains meluluskan 85 santri dengan rincian 32 putra dan sisanya merupakan santri putri. (salma)