Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU SMA TRENSAINS TEBUIRENG TAHUN PELAJARAN 2019-2020


Apa itu Trensains?
Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman Al Qur'an, al Hadist dan Sains kealaman (natural science) dan interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.  Bagi santri Trensains, kemampuan bahasa arab dan inggris menjadi prasyarat dasar, selain para santri juga dituntut mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Proyeksi kedepan bagi para alumni TRENSAINS adalah ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis Al Qur'an yang kokoh.

Apa keunggulan SMA Trensains Tebuireng?
1. Menerapkan 3 kurikulum sekaligus, yaitu kurukulum internasional, kurikulum nasional, dan kurikulum kearifan pesantren. Hasil adopsi dan adaptasi ketiga kurikulum tersebut kemudian disebut dengan kurikulum “semesta”.
2.      Merupakan salah satu sekolah yang menerapkan konsep “Pesantren Sains” yang merupakan salah satu mazhab dalam islamisasi ilmu pengetahuan alam.
3.     Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.
4.     Kegiatan pembelajaran mengedepankan pemahaman ayat-ayat kauniyah. 
5.     Memiliki Program Arabic Camp dan English Camp yang dibina oleh tutor yang berpengalaman baik dalam maupun luar negeri. 
6.  Memiliki Program FISMAT Camp (Fisika dan Matematika). Program ini merupakan program matrikulasi sebagai basic pengetahuan untuk santri yang lolos seleksi sebelum masuk pembelajaran utama.
7.     Memiliki Program Tahajud Fisika (Program penguatan spritual dan ilmu pengetahuan).
8.     Memiliki Program Kuliah Umum (Program kuliah tamu dengan nara sumber dari para akadimisi, praktisi, dan peniliti baik dari dalam maupun luar negeri).


Bagaimana cara mendaftar  ke SMA Trensains Tebuireng?
Berikut informasinya:
……………………………………………………………………………………………………………………………………………
INFORMASI SANTRI BARU
PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG

Penerimaan santri baru tahun 2019 - 2020

A. GELOMBANG I
🗓 Pendaftaran
- 1 Nopember - 9 Desember 2018
📋 Tes Seleksi
Tingkat SLTP : 22 Des. 2018
Tingkat SLTA : 23 Des. 2018
🎉 Pengumuman
15 Januari 2019

B. Gelombang II
Dibuka jika kuota gel 1 blm terpenuhi

📑 Persyaratan
1. Pas foto 3x3: 3 Lbr
2. Fc No. Induk (NISN) 1 lbr
3. Fc KK / KTP ortu 2 lbr
4. Fc Raport terakhir
5. Fc sertifikat prestasi / penghargaan minimal tingkat kabupaten (Jika ada)
6. Membayar Biaya Pendaftaran Rp. 200.000.

📊 Jalur Pendaftaran
🌎 Online
1. Transfer biaya pendaftaran ke bank Mandiri cabang Jombang No. Rek. 142 002 442 444 1 a. n Yayasan Hasyim Asy'ari

2. Konfirmasi pembayaran via WA ke nomor 0822-3435-7357 dg format "nama calon santri /Jenis kelamin/Pendidikan yg dipilih / tgl transfer / jam transfer / nominal"
Contoh :
Fatimah Safia Khairina/P/SMA AWH/1-11-2019/13.30/200.000
3. Kirim persyaratan via Pos

🏢 Jalur Off Line
Datang langsung ke  Pesantren Tebuireng. Disarankan membawa calon santri untuk wawancara.

🏫 Unit Pendidikan
SLTA
1. SMA A. Wahid Hasyim
2. MA Salafiyah Syafi'iyah
3. SMA Trensains
4. SMK Khoiriyah Hasyim
5. Madrasah Muallimin

SLTP
1. SMP A. Wahid Hasyim
2. MTs. Salafiyah Safi'iyah
3. SMP Sains
4. Madrasah Muallimin


Panitia
Telp. : 0811 3323 237
telp/Wa/ SMS : 0822-3435-7357


🗄 Sekretariat
Panitia PSB Pesantren Tebuireng
Lantai 2 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim
Jl. Irian Jaya 10 Tebuireng Cukir Diwek Jombang Jawa Timur 61471

Cek web www.psb.tebuireng.online

Tebuireng, 5 Oktober 2018
TTD

PANITIA



SEMARAK PERINGATAN HUT SMA TRENSAINS TEBUIRENG KE-4

smatrensains.sch.id-Bintang terdekat dengan bumi ialah bintang alpha centauri dengan jarak 4 tahun cahaya. Artinya cahaya bintang alpha centauri yang tampak saat ini merupakan cahaya yang terpancar 4 tahun lalu, sekaligus tepat pada peresmiaan SMA Trensains Tebuireng, 24 Agustus 2014. Sekolah pesantren yang berbasis sains merayakan Hari Ulang Tahun “Trensains Tebuireng ke 4” di lapangan utama sekolah dengan pelepasan 114 balon ke udara oleh sang penggagas, Dr. Agus Purwanto, D.Sc. dan Ainur Rofiq, S.T., M.PdI., kepala sekolah SMA Trensains (Ahad, 26/08/18).
Sebelum melepas rangkaian balon ke udara, penggagas lembaga, gus Pur menceritakan cikal bakal SMA Trensains Tebuireng bersama KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). “Awal mulanya dimulai pada 2011, saya diberi kesempatan presentasi selama 10 menit di UNHASY (Universitas Hasyim Asy’ari) tentang gagasan ‘Trensains’ kemudian saya menghadiahi Gus Sholah buku “Ayat –Ayat Semesta” yang merupakan buku acuan Trensains.
“Setahun kemudian beliau berkunjung ke Surabaya dan mengajak bertemu di salah satu cafe di Surabaya. Beliau menyatakan keinginannya untuk membangun pesantren yang bagus yang tidak begitu-begitu saja, seperti yang di buku mas Agus (Ayat-Ayat Semesta) dan meminta bantuan kepada saya”, terang penggagas yang akrab disapa gus Pur.
Pada 9 Mei 2012, sebulan setelah pertemuan di Surabaya, Gus Sholah mengundang penggagas Trensains di Dalem Kasepuhan. Setiba di Pesantren Tebuireng, gus Pur disambut hangat oleh Gus Sholah dan tim Trensains yang telah disiapkan Gus Sholah sebelumnya, dilanjutkan dengan pemaparan gagasan Trensains di hadapan 200 hadirin yang merupakan para kyai, guru, santri Tebuireng di gedung KH. M. Yusuf Hasyim.
Namun karena terkendala singkatnya waktu untuk mempersiapkan Trensains Tebuireng, alhasil ditunda adanya Trensains di lingkungan Tebuireng. Pada 2013 dimulailah sekolah pesantren berbasis sains di Tebuireng.
Di kesempatan perayaan ulang tahun ke 4 Trensains Tebuireng, gus Pur yang meyampaikan dalam orasinya, “Santri Trensains yang bagian dari generasi milenial haruslah dapat meraih kembali kejayaan Islam, menjadi ilmuwan muslim, Ibnu Sina Abad 21 yang ahli medis atau menjadi teknisi handal, ahli pertanian, sains, perikanan dan lain-lain”, tutur Dr. Agus Purwanto.
Tidak jauh dengan bapak Trensains Indonesia, kepala sekolah Trensains Tebuireng mengungkapkan harapannya pada generasi Trensains, “Semoga SMA Trensians tetap jaya. Bisa mencetak kader ilmuwan Islam dan berpegang teguh pada al-Quran dan hadis.”
Perayaan perdana yang dirancang santriwati kelas akhir (XII) Trensains Tebuireng bersama salah satu anggota Tim Pengembang Sekolah Ust. Abdul Ghofur ini awalnya dirancang sederhana, yaitu dengan hanya membunyikan sirine serta menyanyikan lagu Mars Trensains pada waktu istirahat sekolah, sebagai penanda bahwa pada tanggal 24 Agustus 2014 yang lalu telah diresmikan sebuah lembaga baru di lingkungan Pesantren Tebuireng yang memiliki cita-cita yang luhur. Namun, seiring berjalannya waktu dengan tidak disangka acara tersebut dihadiri langsung oleh Penggagas sekaligus kreator SMA Trensains, Ust. Agus Purwanto, D.Sc. sehingga acara berlangsung khidmat dan meriah.
Sorak gembira mewarnai perayaan tersebut, puncaknya pada saat sekelompok santriwati mempersembahkan puisi tentang ‘detik-detik peresmian’ yang diwakili Naurah, Nahdah, Zulfiyani Safitri, dan Afifah Ramadhani berjudul “TRENSAINS INDONESIA”. Puisi sekaligus media penggambaran ‘24 Agustus 2014’ saat itu harapan kami (Trensains) dapat membangun dunia penuh cerita sejarah, mencetak masyarakat madani berjiwa qur’ani semakin menambah kekhidmatan acara tersebut.
Selain melalui untaian kata puitis para santri mempersembahkan mars Trensains yang baru saja di rilis pada 20 Agustus 2018 yang diciptakan salah satu civitas Trensains, Tendika Sukmaningtias Rahardian, S.Si dan diaransemen oleh salah seorang guru kesenian Trensains, Amenan yang dilanjutkan hentakan kayu atau yang biasa dikenal sebagai perkusi. Dan diakhiri pelepasan balon ke udara bersamaan dengan harapan keluarga Trensains untuk Trensains dan Indonesia.
................................................................................................
Pewarta : Nadia Salma
Editor/Publisher: Admin

UPACARA DIRGAHAYU INDONESIA PERTAMA DI BUMI TRENSAINS


smatrensains.sch.id- Upacara 17 Agustus yang diselenggarakan di Trensains untuk pertama kalinya ini di ikuti oleh jajaran pimpinan dari SMA Trensains dan SMP Sains. Serta  diikuti oleh bapak , ibu guru, para ustad dan ustadzah Pondok Pesantren Tebuireng 2 . Tidak tertinggal,  siswa siswi SMA Trensains dan SMP Sains yang turut berpartisipasi. Tampak anggota diklat kader turut memenuhi lapangan tempat berlangsungnya upacara bendera ini. Gus Fahmi Amrullah selaku inspektur upaca memberikan amanat upacara “ Perjuangan para pahlawan adalah wasilah, sedangkan kemerdekaan adalah anugrah. Karena itu kita sepatutnya bersyukur sebagaimana pembukaan UUD 1945 yang berbunyi ‘ Atas berkat rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa” . Tampak peserta upaca mendengarkan dengan khidmat.


“ Kemerdekaan adalah kebebasan, dan kemandirian yang bertanggung jawab . kebebasan yang seperti apa? kebebasan sesuai posisi kita masing- masing . Semisal , sebagai santri kita bebas dalam berorganisasi. Namun, harus sesuai dengan tugas pokok. Selain itu jabatan kita ada, bukan suatu hal yang patut dibanggakan tetapi merupakan amanah yang perlu dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat “ ujar bu Nurul Latifah , guru sejarah SMA Trensains.

Exited banget, karena ini pertama kalinya kami menjadi petugas upacara kemerdekaan. Kami senang, karena dapat berpartisipasi dalam upacara ini” Annisa dan Nailun. Tim paduan suara. Untuk Indonesia, semoga kedepannya lebih banyak prestasi dan semakin berkarya sehingga Indonesia bisa menunjukkan eksistensinya pada dunia.




MEMASUKI AJARAN BARU PENGGAGAS TRENSAINS BERI MOTIVASI SANTRI BARU

smatrensains.sch.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Trensains Tebuireng berlangsung pada (09-12/07/18). Pada malam pertama, MPLS para santri baru bertemu Dr. Agus Purwanto atau yang akrab disapa Gus Pur, sang penggagas Trensains. Kehadiran Gus Pur ke SMA Trensains Tebuireng 2, Senin (09/07/18) untuk mengunjungi para santri baru. Kegiatan ini merupakan satu diantara rangkaian acara MPLS, pengenalaan Trensains.
Kedatangan Gus Pur disambut hangat oleh para santri baru. Ini adalah kali pertama mereka bertemu dengan bapak Trensains ini. Dalam kegiatan ini, Gus Pur memulainya dengan berkenalan dengan para santri baru. Beliau ingin mengetahui dari mana saja asal para santri.
Gus Pur banyak bercerita kepada para santri mengenai pengalaman hidupnya. Beliau juga bercerita tentang ilmuwan-ilmuwan muslim yang harus dijadikan inspirasi. Menurutnya ilmu Sains itu bukanlah dimulai oleh orang-orang nonmuslim, justru ilmu Sains itu dari peradaban Islam.
“Nah setelah itu peradaban Islam mulai runtuh, kemudian ilmu pengetahuan diambil alih oleh peradaban nonmuslim. Nah ini tugas kalian, para siswa Trensains untuk membangun peradaban islam yang baru. Di Trensains ini, kalian akan diajari pelajaran-pelajaran yang tidak dipelajari di sekolah lain, seperti Filsafat,” tegas beliau.


Selain itu beliau juga menambahkan bahwa santri Trensains harus bisa masuk ke segala lini pengetahuan. Ada kalanya santri Trensains bisa masuk ke ITB, bisa juga masuk ke Al-Azhar Mesir.
Diakhir sambutan, beliau menuturkan bahwa para siswa harus punya motivasi untuk sukses. Beliau mencotohkan bahwa dirinya dahulu punya motivasi ingin namanya menjadi nama suatu rumus Fisika. Beliau juga menegaskan bahwa siswa Trensains tidak boleh gampang jenuh dan harus tetap semangat dalam belajar. (Muhaimin Ilyas)