Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Sekolah dengan kurikulum Semesta

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

Mars Trensains Semarakkan Harlah SMA Trensains Tebuireng ke-5


www.smatrensains.sch.id-Pada kamis (22/8/2019) bertepatan dengan perayaan harlah SMA Trensains Tebuireng ke-5. paduan suara SMA Trensains Tebuireng membawakan lagu  mars SMA Trensains Tebuireng,

“Liriknya sekedar kata-kata yang sederhana. Tapi jika dilihat dari segi arti,mars SMA Trensais Tebuireng memiliki makna yang mendalam” Ucap Mahdiah siswi SMA Trensain Tebuireng.
Lagu mars SMA Trensains Tebuireng adalah hasil karya dari bapak Tendika, salah satu tim perintis SMA Trensains Tebuirang.

“saya suka menyanyikan marsnya itu dibait ‘SMA Trensains Tebuireng melahirkan generasi qurani memiliki kedalaman filosofi cetak ulama ilmuwan sejati’di bait lirik itu saya merasa maknanya mencerminkan Trensains.” Tutur siswi SMA Trensains Tebuireng yang akrab disapa Ayik sebagai salah satu anggota paduan suara.

Berdasarkan penuturannya,paduan suara latihan H-1 sebelum acara perayaan harlah SMA Trensains Tebuireng. Mereka dibimbing oleh senior yang sudah cukup berpengalaman.
Hal yang menarik dari paduan suara saat mereka membawakan lagu mars SMA Trensains Tebuireng adalah sebagian dari mereka memainkan alat musik sederhana. Seperti meja dan gelas ditabuh dengan ketukan yang teratur agar menghasilkan harmoni yang sesuai untuk mengiringi lagu mars SMA Trensaing Tebuireng.

“Penampilan yang menarik perhatian lagi menurutku itu musikalisasi puisi.” Ucap salah satu santri yamg tak lain adalah sang juara dalam ajang kompetisi puisi bersama Satrio Samudra berhasil memukau audiens.

“Yang unik dari puisi itu penulisnya menggunakan bahasa simbolik.Seolah olah SMA Trensains kita ini adalah diri dari penulis.”Tutur Mahdiah. Puisi karya siswa SMA Trensains Tebuireng ini diirimgi oleh alat music berupa biola dan gitar. Karna itu pesan dari puisi mudah sampai pada audiens.

“Dari pembawaannya seperti gesture dan mimik wajah pembaca sangat mendukung. Jadi feel nya sampai pada kita.” Imbuh salah satu siswi SMA Trensains Tebuireng.
Saat tiba dipuncak acara,yaitu pelepasan balon. Seluruh siswa siswi SMA Trensains Tebuireng berkumpul di serambi masjid Tebuireng 2.”Harlah kali ini tentu SMA kita ada doa yang ditujukan kepada Allah. Lalu menurutku balon adalah simbol dari impian impian yang tinggi. Selanjutnya diterbangkan menunjukkan semoga doa dan impian kita sampai kepada Allah, Allah iyu maha tahu jadi balon itu simbolik semata.” Tutur Wahyu Himayah saat diwawancara pewarta Tebuireng online.

 Bertambahnya usia SMA Trensains Tebuireng semakin banyak doa yang berdatangan diantaranya ,”Semoga impian yang terkandung di mars SMA Trensains Tebuireng terwujud “ Tutur Mahdiah. Dan selanjutnya “ semoga Trensains terus melahiekan ilmuan yang menjadikan al-quran sebagai epistemologi.” Tandas salah satu siswi SMA Trensains Tebuireng.
..................................................................
Pewarta: ila
Publisher : Admin

Pesantren Tebuireng 2 Peringati HUT Republik Indonesia Ke-74


www.smatrensains.sch.id-Untuk memupuk sikap  patriotisme dan nasionalisme  dikalangan para santri, Pesantren Tebuireng 2 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-74 pada Sabtu pagi (17/8/19). Upacara memperingati hari kemerdekaan ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Mudir pendidikan Pesantren Tebuireng H. Kusnadi Said, SH.M.Si. menjadi inspektur upacara yang bertempat di halaman SMP Sains Tebuireng.

Hal yang wajib dalam setiap upacara adalah pengibaran sang saka merah putih. Karena hal itu tentu saja pasukan pengibar bendera yang menjadi sorotan. Dalam hal ini, Pasukan yang terdiri dari 25 orang siswi SMA Trensains Tebuireng dan 8 diantaranya adalah pasukan inti dalam pengibaran bendera.

Kami berusaha menampilkan yang terbaik, meski latihannya hanya dalam kurun waktu yang singkat dan latihan gabungan upacara  hanya dilakukan dua kali.yang membina kami adalah bapak Tendika.” Tutur Nadia Saffana salah satu pasukan pengibar bendera SMA Trensains Tebuireng.

Menurutnya, sebagai pasukan pengibar bendera memiliki peran penting dalam upacara tentu memiliki rasa bangga tersendiri. tidak dipungkiri meskipun pada awalnya  khawatir tetap ada pada diri mereka. Mereka mulai latihan sejak satu pekan sebelum hari kemerdekaan. Usaha yang dilakukan pasukan pengibar beendera ternyata tidak mengecewakan hasil. Usai mengibarkan sang saka, ragam apresiasi berdatangan pada mereka.

“Penampilan kalian bagus, paling bagus diantara tahun-tahun sebelumnya.Karna belum ada pasukan pengibar paling banyak dan bagus seperti kalian di Trensains.” puji Tendika pada pasukan pengibar bendera.

Berikutnya, hal terpenting dalam upacara memperingati kemerdekaan adalah proklamasi. “Untuk teks proklamasi saya butuh usaha yang cukup keras, karna saya kesulitan dalam cara pembacaannya. Nyatanya pembacaan proklamasi berbeda dengan pembacan teks pembukaan Undang-Undang Dasar.” Ungkap Sabila selaku pembaca teks proklamasi dalam upacara HUT RI ke74. Membaca proklamasi bukanlah suatu hal yang mudah. Diperlukan penghayatan untuk membaca Proklamasi. Agar menimbulkan jiwa patriotik pada peserta upacara.     

........................................
Pewarta: Ila & Hawa
Publisher : Admin


TIM DOKTER SPESIALIS DAN MAHASISWA HONGKONG BERKUNJUNG KE TRENSAINS

www.smatrensains.sch.id-SMA Trensains Tebuireng mendapat kunjungan dari  tim dokter spesialis serta mahasiswa kedokteran dari Hongkong pada Senin (29/7/19). Agenda kunjungan ini diketuai oleh dr. Jimmy  dan dilaksanakan  setiap bulan Juli untuk setiap tahunnya, karena pada bulan tersebut para mahasiswa sedang menjalani  liburan musim panas. Adapun tujuan  dari kunjungan ini adalah untuk  memberi wawasan bagi para mahasiswa terhadap sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, khususnya di SMA Trensains Tebuireng dan juga untuk mengenalkan budaya Hongkong kepada para santri SMA Trensains Tebuireng.

dr.Jimmy merupakan dosen di salah satu universitas di Hongkong. Ia telah menjadi dosen sejak tahun 2010 hingga saat ini, ia juga salah satu dokter accident emergency internasional ia turut menangani  tragedi tsunami Aceh silam. Saat ini dr.Jimmy adalah penasihat rumah sakit Adi Husada Surabaya.

Kunjungan ke SMA trensains bukanlah yang kali pertama. Ini adalah kunjungan tahun kelimanya. “ saya selalu datang ke Indonesia setiap 2 bulan sekali, dan selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Tebuireng, untuk bertemu Gus Sholah. Karena itu saya mengadakan kunjungan ini sebab saya memiliki kerja sama dengan Tebuireng.” tutur dr.Jimmy menggunakan bahasa Indonesia yang sudah dikuasainya. Untuk SMA Trensains dr.Jimmy menjadwalkan kunjungannya satu tahun sekali.

Rombongan dr.Jimmy juga membawa beberapa murid serta guru SMA Elyon Surabaya sebagai media penerjemah rombongan dari Hongkong. Pada kesempatan ini, para pelajar  dari SMA Elyon Surabaya berbagi edukasi kepada murid SMA Trensains. Edukasi yang diberikan antara lain seni lukis, seni tari, dan dasar bahasa mandarin.” Saya merasa happy karena sudah disambut dengan hangat dan teman temannya juga friendly” ucap salah satu murid SMA Elyon Surabaya. Diselah-selah acara, sejumlah siswa dari SMA Elyon juga mengungkapkan harapannya agar dapat berkunjungi kembali ke SMA Trensains Tebuireng pada kesempatan berikutnya. Menurutnya, mereka turut bergabung bersama rombongan dr.Jimmy agar dapat mengenal orang baru, menambah wawasan, dan bisa saling berbagi ilmu yang mereka peroleh selama di SMA Elyon.

Pada kesempatan yang sama, para santri SMA Trensains turut berantusias dalam setiap kegiatan yang diberikan. “senang bisa belajar bahasa mandarin dan saya bisa refreshing saat melukis. Mereka juga percaya diri karena itu mereka mudah bergaul.” Ujar salah satu murid SMA Trensains. Hal ini patut diapresiasi, sebab dengan adanya kegiatan ini mampu membuka wawasan dan pengetahuan siswa-siswi dan merangsang mereka untuk lebih mengetahui  budaya negara lain. Tentunya kegitan ini dapat menambah wawasan serta memotivasi para santri SMA Trensains Tebuireng.

Disisi yang lain, rangkaian kunjungan ini juga semakin menambah wawasan para dokter, siswa, dan para mahasiswa yang tergabung dalam rombongan tersebut. Pasalnya, menurut dr Jimmy bahwa kunjungan ini selain untuk berbagi budaya Hongkong, tim dokter dan mahasiswa juga bersemangat untuk mempelajari budaya Indonesia. Menurutnya, mereka mengaku juga menyukai masakan tradisional dari Indonesia.

Komentar positif juga terlontar dari salah satu santriwati SMA Trensains Tebuireng, Alicia siswa kelas XI sains III, ia menuturkan kesan yang dirasakan selama kunjungan ”melihat mereka saya merasa bangga sebagai warga Indonesia. Orang asing saja mau belajar budaya Indonesia. Terkadang kita tidak menyadari keragaman Indonesia dapat memukau mata dunia.”  Menurutnya, hilangnya sebuah budaya itu, apabila kita tidak melestarikannya. Jadi, melalui ciri khas bangsa Indonesia seperti makanan tradisional, tarian, dan sebagainya itu harus tetap kita jaga agar tetap menjadi kebanggaan kita semua.

……………………………………………………..
Pewarta: Ila dan Hawa
Editor : A Ghofur
Publisher : Admin

DEMI TINGKATKAN KUALITAS, DUA TRENSAINS ADAKAN TOT BERSAMA

www.smatrensains.sch.id-Demi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dua lembaga pendidikan berbasis Trensains mengadakan agenda bersama dalam bentuk kegiatan Training of Treaners (TOT) pada Minggu (28/7/19). Kegiatan ini diikuti 40 peserta yang berasal dari SMA Trensains Tebuireng dan SMA Trensains Sragen. Adapun tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal bagi para asatidz SMA Trensains terutama untuk tenaga pendidik baru sebelum mereka melaksanakan pembelajaran di kelas.

"Di SMA Trensains Tebuireng ada beberapa tenaga pendidik yang belum pernah mengikuti kegiatan TOT,  kurang lebih ada lima belas orang.  Sementara itu, di SMA Trensains Sragen ada sekitar empat orang guru. Sebetulnya, TOT ini diselenggarakan untuk guru baru yang bertujuan untuk memberi pemahaman tentang visi dan gagasan besar Pesantren Sains (Trensains), serta memberi penyegaran untuk guru yang lama. " Tutur Ustadz Fachri salah satu dewan asatidz di SMA Trensains Tebuireng. Sejatinya, TOT ini adalah suatu kegiatan untuk  melatih setiap tenaga pendidik,  yang tak lain  adalah dewan  guru SMA Trensains. Dalam hal ini,  KH. Agus Purwanto selaku penggagas Trensains menjadi narasumbernya.

Kali ini, TOT dimulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIB yang dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama membahas tentang Sejarah Integrasi Sains dan Agama, pada sesi ini para peserta mendapatkan pemaparan tentang mengapa lembaga trensains harus ada, apa yang melatarbelakanginya, dan apa harapan-harapan Trensains untuk masa depan generasi selanjutnya. Setelah isoma, dilanjutkan sesi kedua pada pukul 13.00 WIB. Sesi kedua ini membahas tentang Manusia dan Peradaban, pada sesi ini para peserta mendapatkan pemaparan yang mendalam tentang lingkaran peradaban modern. Sementara itu, sesi ketiga dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan pokok bahasan Netralitas Sains. Ketiga materi yang disampaikan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang gand desain konsep Pesantren Sains (Trensains) yang terlembagakan dalam bentuk SMA Trensains.

Misi besar dari lembaga berbasis Trensains adalah dapat berkontribusi dalam pengembangan sains di masa mendatang. Berkembangnya tradisi pemikiran sebagaimana abad pertengahan atau masa keemasan islam adalah harapan besar Trensains. Sains islam merupakan konsep yang tepat dipakai oleh Trensains dalam pengembangan sains kedepan. Pada konsep tersebut, Al-Qur’an dipakai sebagai pondasi landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam pengembangan sains. Tidak hanya bagunan sains modern yaitu  materi, ruang, dan waktu, serta metode ilmiah semata yang dipakai dalam pengembangan sains, namun dalam hal ini justru wahyu memegang peranan penting.

Ditemukan sekitar 800 ayat-ayat kauniyah yang terdapat dalam Al Qur’an. Ayat-ayat tersebut merupakan informasi awal yang dapat dipakai dalam pengembangan sains dimasa mendatang, walaupun secara kebetulan sebagaian ayat tersebut telah diungkap rahasianya oleh sains modern. Kedepan, melalui metode-metode yang dikembangkan oleh Trensains, para santri dapat menganalisis ayat-ayat tersebut melalui beberapa disiplin ilmu, sehingga mereka dapat megajukan hipotesis dan melakukan penelitian-penelitian untuk mengungkap rahasia-rahasia Ilahi terkait dengan sains dan alam semesta.  Dialektikan antara agama dan sains sebagaimana hal tersebut merupakan bagian dari upaya Trensains untuk mengoreksi, mengkritisi, dan juga mengembangkan sains barat (modern). Dimana sains modern tersebut telah memisahkan antara agama dan sains itu sendiri, yang menurut beberapa ahli bahwa sains modern merupakan biang kerok pemicu munculnya fomomena-fenomena nestapa manusia modern.

Disisi yang lain, untuk mencapai semua visi dan misi besar sebagaimana di atas, para asatidz harus juga menggunakan berbagai macam model, metode, dan strategi pembelajaran agar tradisi keilmuan sebagaimana yang dihadapkan dapat tercapai dengan baik.

“Untuk mencapai seluruh visi dan misi SMA Trensains, para santri harus dikuatkan bagunan ilmunya dan tidak boleh ada satu pun yang miskonsepsi ketika mereka mempelajari suatu konsep, oleh sebab itu sekolah harus mengembangkan pola-pola pembelajaran yang menjadikan para santri tertantang untuk belajar, terbangun nalar berpikirnya, dan terkokohkan bagunan kognitifnya. Nah, salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah menggunakan model Actual Based Thinking Learning (ABT-L) yang telah dikembangkan oleh civitas akademika SMA Trensains Tebuireng.” Ungkap Ust. Abdul Ghofur, salah satu Tim perintis dan pengembang pembelajaran SMA Trensains Tebuireng.

Selain dihadiri oleh para asatidz serta pimpinan dari SMA Trensains Tebuireng dan Sragen, acara TOT tersebut juga dihadiri oleh H. Kusnadi said selaku Mudir Bidang Pendidikan Pesantren Tebuireng dan H. Sutarno yang merupakan salah satu Tim Penjamin Mutu Pesantren Tebuireng sebagai representasi perwakilan dari pihak yayasan dalam kegiatan ini.

………………………………………………………………….
Pewarta: Ila & Hawa
Editor : A Ghofur

Publisher: Admin