Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Sekolah dengan kurikulum Semesta

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

INFORMASI PENDAFTARAN ISLAMIC SCIENCE COMPETITION (ICECO) 2020 TINGKAT JAWA TIMUR




INFORMASI PENDAFTARAN ISLAMIC SCIENCE COMPETITION (ICECO) 2020 TINGKAT JAWA TIMUR

A.    LATAR BELAKANG
Tantangan kehidupan pada era globalisasi yang terjadi pada saat ini, telah mendorong tumbuhnya berbagai macam persaingan intelektualisme. Hal ini dipicu oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Disisi yang lain, perekembangan IPTEK tersebut telah mendorong dan mempermudah para ilmuwan untuk melakukan berbagai macam penelitian diberbagai bidang kehidupan, terutama pada bidang sains kealaman. Tak bisa dipungkiri, terdapat banyak fakta ilmiah yang diungkapkan saat ini merupakan kebenaran ayat-ayat kauniyah (ayat Al-Qur’an tentang sains kealaman) yang diwahyuhkan pada 14 abad silam. Sebagai contoh fakta tentang penciptaan manusia, rahasia surah Al-Hadid ayat 25, fakta alam semesta mengembang, dan bahkan munculnya metode ilmiah lahir pada zaman keemasan islam. Namun, sejak zaman renaisans, sains mulai dipisahkan dari agama dan fakta-fakta al Qur’an. Padahal data menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 800 ayat yang berkaitan dengan sains kealaman. Akibatnya, sains yang berkembang pada saat ini hanyalah untuk sains itu sendiri.
Berdasarkan uraian di atas, umat islam membutuhkan suatu cara untuk memupuk kembali nilai-nilai qurani yang diharapkan dapat mengembalikan kejayaan peradaban islam yang pernah berjaya pada abad keemasan islam. Melahirkan ilmuwan-ilmuwan muslim seperti  Ibnu Haitsam, Al-Khawarizmi, Al-Ghazali, Naseruddin Tusi, Abbas bin Firnas, Maryam Al-Astrolabi, dan ilmuwan-ilmuwan muslim lainnya yang dapat mengengembangkan ilmu pengetahuan tersebut berdasarkan landasan aksiologi, ontologi, dan epistemologi sains islam, dimana Al-Qur’an sebagai basis untuk memperkuat ketiga landasan tersebut. Untuk mengimplementasikan gagasan tersebut, diperlukan langkah-langka nyata agar tradisi pemikiran sebagai zaman keemasan islam terlahir kembali.
SMA Trensains Tebuireng merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berusaha untuk  memupuk kembali tradisi pemikiran islam sebagaimana pada era keemasannya, sehingga diperlukan berbagai strategi dan metode inovatif dalam rangka untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Dialektika antara agama dan sains yang merupakan ciri khas sekolah sekaligus menjadi penekanan  penting pada setiap aktivitas pembelajaran. Sementara itu, pengembangan kurikulum sekolah yang selanjutnya disebut ”Kurikulum Semesta menjadikan sekolah ini sebagai sekolah pertama  di Indonesia bahkan di dunia internasional  yang berkonsentasi pada pengembangan sains islam (sains yang dikembangan dengan Al-Qur’an sebagai landasan ontologi, epistemologi, dan aksiologinya).
Tidak hanya pada pembelajaran dan pengembangan kurikulum, dalam rangka untuk mencapai segala visi dan misi sekolah, SMA Trensains Tebuireng melalui Organisasi Santri SMA Trensains Tebuireng (ORSANTRENS) juga melibatkan peran serta masyarakat luas terutama para siswa tingkat SMP/MTs untuk membangun kembali tradisi pemikiran ulama sains kealaman sebagaimana uraian di atas. Tradisi pemikiran tersebut terangkum dalam kegiatan kompetisi olimpiade sains keislaman yang selanjutnya diberi nama Islamic Science Competition (ICECO).
  Islamic Science Competition (ICECO) merupakan ajang  kompetisi olimpiade yang mendialektikakan antara sains dan islam pada setiap topik kompetisinya. Olimpiade ini ditujukan kepada siswa/i SMP/MTs-sederajat di wilayah Jawa Timur yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan terutama pada bidang sains kealaman, serta untuk menumbuhkan kembali tradisi pemikiran ulama sains kealaman pada era kejayaan umat islam. Matematika, Sains(Fisika, Biologi, Kimia), Agama Islam, dan  islamic science akan menjadi materi yang diujikan. Kompetisi ini akan terdiri dari tiga babak, yaitu babak penyisihan, babak semifinal dan babak final untuk memperebutkan juara 1, 2 , 3, serta juara harapan 1 dan 2. 

B.  TUJUAN ICECO 2020
Tujuan diselenggarakannya Islamic Science Competition (ICECO) 2020, antara lain sebagai berikut:
1.   Menjadi sarana silaturahmi bagi para pelajar muslim SMP/MTs-sederajat se-jawa Timur.
2.   Menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu khususnya di bidang sains kealaman.
3.   Menumbuhkan kembali tradisi pemikiran islam sebagaimana pada era keemasan umat islam.
4.   Memberikan pengalaman yang berbeda melalui rangkaian kompetisi agar para peserta siap mengahadapi tantangan indistri 4.0 dan 5.0.

C.  WAKTU PELAKSANAAN
Kompetisi ini akan dilaksanakan pada:
Hari/tanggal        : Sabtu, 15 Februari 2020
Registrasi             : 06.30 -08.00 WIB, Pelaksanaan Lomba: 08.00 WIB- Selesai
Tempat                : SMA Trensains Tebuireng Jombang

D.   PESERTA
Peserta Islamic Science Competition (ICECO) 2020 merupakan siswa SMP/MTs sederajat se-Jawa Timur

E.   SYARAT PENDAFTARAN
Syarat pendaftaran ajang Islamic Science Competition (ICECO) 2020 adalah sebagai berikut:
1.   Mengisi formulir pendaftaran.
Peserta delegasi dapat mengisi formulir pendaftaran online atau offline (datang langsung ke ruang tata usaha SMA Trensains Tebuireng).
2.   Peserta yang didelegasikan boleh lebih dari satu tim, setiap tim terdiri dari dua peserta yang berasal dari sekolah yang sama.
3.   Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 75.000, 00-/tim delegasi. Pembayaran dapat dilakukan melalui:
a.   Transfer melalui Bank Jatim, dengan nomor rekening 011-287-4216 a.n.  BKSM SMA Trensains Tebuireng (untuk pendaftaran online).
b.   Pembayaran tunai melalui bendahara SMA Trensains Tebuireng (khusus untuk pendaftaran offline)

F.   WAKTU  PENDAFTARAN
1.   Pendaftaran Online dimulai Tanggal 19 Januari -12 Februari 2020.  Berikut ini adalah link untuk melakukan pendaftaran online (klik disini).
2.   Pendaftaran offline  dimulai 4 Januari 2020 - 12 Februari 2020 ( dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB). Dengan ketentuan sebagai berikut:
a.   Datang langsung ke gedung SMA Trensains Tebuireng
b.   Mengisi formulir pendaftaran
c.   Membawa pas foto 3x4 berwarna (2 lembar)

G.  Materi yang diujikan:
1.   Sains ( fisika, kimia, dan biologi)
2.   Matematika
3.   Agama islam
4.   Sains keislaman

H.  Hadiah:
1.   Juara I = sertifikat + buku NAAS & AAS + piala + uang pembinaan (Rp. 800.000,-)
2.   Juara II = sertifikat + buku NAAS + Piala + uang pembinaan (Rp. 600.000,-)
3.   Juara III = sertifikat + buku AAS + piala + uang pembinaan (Rp. 400.000,-)
4.   Juara harapan I & II = sertifikat + uang pembinaan (Rp. 150.000,-)





SEGERA DAFTARKAN PUTRA-PUTRI ANDA!

Kontak person:
1. Umbaran
085730455057
2. Zahrotul Anisah
085730982295

Pendaftaran online dapat dilakukan melalui website sekolah: www.smatrensains.sch.id (klik disini).

Informasi lebih lanjut dapat dikases di:
2.   Facebook                   : https://www.facebook.com/Trens.edu
3.   Instagram                   : trens_edu atau icecotrensains
4.   Blog Panitia     : icecotrensains.blogspot.com




ALUMNI PERTAMA SMA TRENSAINS TEBUIRENG, TEMUKAN APLIKASI TUKER SAMPAH


www.smatrensains.sch.id-Nada Hidayatus Sangadah merupakan alumi pertama SMA Trensains Tebuireng yang sekarang sedang menempuh pendidikan di Jurusan Fisika Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, merupakan salah satu tim penemu aplikasi pengendalian permasalahan sampah yang kemudian diberi nama aplikasi “Tuker Sampah”.
Aplikasi ini bertujuan untuk menjawab problematika sampah di Indonesia yang belum terkelola dengan baik. Bersama keempat rekannya, aplikasi ini dikalim dapat menjadi media penghubung pada beberapa aspek yang berkaitan dengan permasalahan sampah, yaitu pemilik sampah, pengelola sampah, dan pemerhati sampah. Sementara itu, terkait dengan sistemnya, aplikasi 'Tuker Sampah' akan memanfaatkan tempat-tempat pengumpulan sampah agar dapat menampung sampah yang dikumpulkan oleh pengguna aplikasi 'Tuker Sampah'.
Ide dan gagasan yang sangat luar biasa ini membuahkan hasil, aplikasi temuannya telah meraih medali perunggu pada ajang Advanced Innovation Jam (AI-JAM) Japan 2019 yang digelar di Accenture Innovation Hub Tokyo, pada Minggu (8/12/2019). Rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada SMA Trensains Tebuireng juga diungkapkan oleh Nada beberapa waktu setelah mendapatkan capaian tersebut.
“Alhamdulillah, tuker sampah sudah diliput di berbagai media sosial, sehingga gagasannya bisa tersebar dan sampai ke masyarakat walaupun masih dalam tahap perkembangan. kami mendapatkan dukungan penuh dari pihak Fakultas untuk mengikuti kompetisi yang lain serta melakukan pengembangan dan implementasi Tuker Sampah lebih lanjut. Sungguh Saya saja kaget mendengar ini ustadz”. Penuturan Nada saat dihubungi oleh Tim media Trensains.

Berikut adalah ulasan Nada Hidayatus Sangadah yang dikirimkan kepada TIM media Trensains:
Aplikasi Tuker Sampah
Aplikasi Tuker Sampah ini dilatarbelakangi oleh kesadaran adanya program-program dalam mengelola sampah oleh kalangan masyarakat, komunitas, pemerintah yang berjalan sendiri sendiri. Selain itu, terkadang program tersebut tidak berjalan sustainable atau dalam artian hanya berlaku satu tahun atau satu periode saja. Maka dengan melihat permasalahan tersebut, kami ingin menghubungkan kelima aspek yang biasa disebut pentahelix (media-pengusaha-pemerintah-akademisi-komunitas) agar terjalin program yang dapat saling membangun untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia
Sistem aplikasi tuker sampah ini akan memanfaatkan tempat-tempat pengumpulan sampah agar dapat menampung sampah yang dikumpulkan oleh pengguna aplikasi “Tuker Sampah”. Selanjutnya sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan akan diakumulasikan dalam bentuk poin. Ketika user membawa sampah mereka ke tempat pengumpulannya (disini dinamakan shelter) dan di shelter itulah sampahnya akan diakumulasikan dan dihitung poinnya. Setelah itu, poin tersebut akan masuk ke dalam akun user dan dapat ditukaran dengan jasa pelayanan kesehatan, cash money, bibit pohon dan donasi. Dalam aplikasi yang dibawa saat kompetisi, memilah 4 jenis sampah yaitu sampah plastik, metal, kaca dan kertas. Lalu ada pembagian khusus lagi agar dapat lebih terukur. Seperti pada botol plastik, ukuran 600 ml dengan 300 ml akan mendapatkan poin yang berbeda.
Untuk rencana pengembangannya, tim ingin membidik daerah pegunungan. Karena daerah pegunungan sekarang menjadi icon untuk destinasi yang sedang masif-masifnya. Kenaikan jumlah destinasi dan juga jumlah pengunjung mengakibatkan jumlah sampah yang diproduksi juga semakin banyak. Maka kami ingin membantu dalam pengelolaan di bagian pegunungan. Nantinya sampah-sampah yang ditemukan dan dibawa oleh para pendaki ataupun pengunjung dapat ditukarkan di basecamp. Setelah itu dapat ditukar dengan barang barang yang telah disepakati. Lalu untuk sampah yang dirasa tidak sanggup untuk dibawa dikarenakan terlalu banyak atau berat, maka user dapat memotretnya lalu di kirim ke bagian shelter di basecamp untuk diambil. Pengembangan lebih lanjut, semoga aplikasi tuker sampah dapat diperluas untuk jenis sampah lainnya.

Support Systems
Pencapaian ini tak lepas dari peran serta lingkungan yang membangun dan mendukung. Terutama untuk Trensains Tebuireng yang telah mendidik Saya dengan 5 prinsip dasarnya. Banyak sekali yang telah Saya dapatkan sewaktu masa SMA di sana. Mungkin saat SMA belum terasa manfaatnya, barulah ketika keluar sebagai alumni, banyak sekali rasa syukur yang selalu terpanjat karena sebagian besar yang Saya temui di perkuliahan sudah diajarkan saat SMA. Seperti suasana kelas, ketika praktikum,model ulangan dan tugas, berdiskusi maupun dalam berorganisasi. Dan tak lupa, dunia keilmiahan yang akhirnya menjadi jalan Saya untuk bisa keliling Indonesia dan Luar Negeri yang mulai diperkenalkan di masa SMA. Guru-guru yang sangat telaten mengajari dari dasar mengenai bagaimana caranya membuat esai dan Karya Tulis. Keingintahuan dan rasa penasaran yang terkadang muncul saat topik topik sains populer diperkenalkan disaat kegiatan belajar mengajar. Sehingga menambah wawasan disamping pelajaran wajib di sekolah. 
Hal yang paling mengesankan dari atmosfer belajar di SMA Trensains adalah Saya memahami sedikit demi sedikit apa yang Saya butuhkan untuk masa depan seperti memulai untuk mengikuti lomba karya tulis bukan karena ajakan dari Bapak/Ibu Guru melainkan karena keinginan dan kesadaran diri untuk mencipta karya. Tak perlu menunggu bola menjemput, tapi mencoba untuk mengejar bola tersebut. Tanpa menunggu, tapi bergerak. Karena yang bisa diubah adalah apa yang ada dalam kendali diri kita. Terima kasih SMA Trensains, mengajarkan untuk yakin pada kemampuan diri, mengajarkan untuk bertanggungjawab atas pilihannya, dan siap dengan resikonya, mengakui kesalahan, dan bangkit untuk mengejar ketertinggalan.

……………………………………………………………………
Pewarta         : Tim Media Trensains
Publisher      : Admin

SMA Trensains Tebuireng mendapat kunjungan studi banding dari MAN Insan Cendekia (MAN IC) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat


www.smatrensains.sch.id. - SMA Trensains Tebuireng mendapat kunjungan studi banding dari  MAN Insan Cendekia  (MAN IC) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berjumlah 90 siswa dan sekitar 10 orang asatidz pada Rabu (13/11/2019). Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang program sekolah dan manajemen yang ada  di SMA Trensains Tebuireng beserta kurikulum semesta yang menjadi pedoman SMA Trensains Tebuireng.

Berdasarkan penuturan Ustadz Rofiq selaku Kepala Sekolah dalam sambutannya, bahwa  SMA Trensains Tebuireng diharapkan mampu menghasilkan generasi yang dapat mengembangkan sains, terutama natural science secara islami, sehingga generasi yang dihasilkan tetap harus mencintai Al-Qur’an. Konsep pendidikan di SMA Trensains  sendiri yaitu, menghapuskan sekat antara sains dan agama, sehingga sains dapat berkembang dengan Al-Qur’an  sebagai epistemologinya.

“Semua ilmu itu milik Allah.” Tutur Ustadz Tendika. Beliau juga menjelaskan mengenai sains yang hanya dipandang dari satu sisi. Dimana tidak ada sangkutannya antara agama dan sains itu sendiri. Seperti yang telah dicontohkan oleh ustadz Tendika mengenai teori kekekalan massa yang menjelaskan bahwa, “Massa sebelum dan setelah reaksi pasti sama.” Dari sini dapat disimpulkan bahwa massa dianggap kekal, jadi  dianggap tidak adanya penciptaan.

Berdasarkan kacamata islam, teori ini sangat bertentangan dengan ajaran islam. Dimana Allah SWT. tidak memiliki peran dalam hal penciptaan massa tersebut, sedangkan dalam islam bahwa semua makhluk adalah ciptaan Allah SWT termasuk massa itu sendiri. “Dengan demikian hukum kekekalan massa tersebut kita perlu kritisi lebih lanjut” tutur Ustadz Tendika.

Dari penjelasan selayang pandang yang disampaikan ustadz Tendika membuat sejumlah siswa MAN IC Lombok Timur mengajukan beberapa pertanyaan. Seperti pertanyaan yang disampaikan oleh Wahyu, siswa kelas XI MAN IC Lombok Timur. “Bagaimana SMA Trensains Tebuireng menunjukkan pamornya, sehingga dipercaya oleh Universitas Cambridge dan dapat menjalin kerja sama dengan SMA Trensains Tebuireng?  Lalu, bagaimana SMA Trensains Tebuireng menggabungkan 3 kurikulum yang berbeda?”.

“Tebuireng itu modal utama kita, jadi kita memanfaatkan itu, agar Trensains mudah dikenal khalayak umum, termasuk mendapat kepercayaan dari Universitas Cambridge untuk dapat bekerja sama. SMA Trensains Tebuireng memiliki konsultan pendidikan yakni Prof.Dr.Suyono,M.Pd. selaku guru besar FMIPA di UNESA. Beliau menjadi penasihat di bidang kurikulum, sehingga kita dapat menyesuaikan 3 kurikulum yang berbeda tersebut, menjadi kurikulum khas SMA Trensains Tebuireng yang dikenal dengan kurikulum semesta.” Jelas kepala SMA Trensains Tebuireng.

Beliau juga menjelaskan bahwa kurikulum semesta adalah unifikasi dari kurikulum Nasional, kurikulum Internasional, dan kurikulum Kearifan Pesantren Sains.  Jadi dalam pembelajaran terdapat perluasan kompetensi dasar pada sejumlah mata pelajaran yang selalu diinteraksikan dengan ayat-ayat kauniyah yang terdapat dalam Al-qur’an, sedangkan dalam penerapan kurikulum Internasional (Cambridge) kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada hari Sabtu.

Selanjutnya jawaban tersebut diperjelas ustad Ghofur “ Trensains sendiri adalah bentuk ijtihad baru. Trensains  bukan pesantren salaf ataupun pesantren modern, tetapi Trensains berada diantara keduanya. Trensains mengusung konsep baru yang disebut Pesantren Sains (Trensains), yang mengambil kekhususan pada pemahaman Al-Quran (ayat kauniyah), sains, dan dialektikanya. Dialektika pada konsep Pesantren Sains bukan sekedar saintifikasi ataupun islamisasi ilmu pengetahuan, tetapi sains pada masa yang akan datang dikembangkan berdasarkan wahyu sebagai  basis ontology, epistemology, dan aksiology yang bertujuan untuk melahirkan generasi yang berkompeten  dibidangnya dan dapat mendorong lahirnya ulama dan ilmuan-ilmuan sains kealaman. Dengan demikian, konsep Pesantren Sains berbeda dengan konsep yang ada pada pesantren salaf maupun modern.” Begitulah ringkasan penjelasan dari pertanyaan tersebut.

Kemudian, kegiatan siswa MAN IC dilanjutkan dengan berkeliling ke asrama. Siswa didampingi oleh Ustadz Umbaran sedangkan siswi didampingi oleh Ustadzah Syabibah, Mahdiah, Hani, dan Hawa. Setelah selesai berkeliling asrama, dilanjutkan dengan agenda tukar cinderamata antara kepala SMA Trensains Tebuireng dengan Kepala MAN IC Lombok Timur. Lalu mereka kembali melajutkan perjalanan ke Malang, pekalongan, dan Yogyakarta.

…………………………………………………
Pewarta   : Ila dan Mahdiah
Publisher : Admin

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU SMA TRENSAINS TEBUIRENG TAHUN PELAJARAN 2020-2021


APA ITU TRENSAINS?

Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman al Qur'an, al Hadist dan Sains Kealaman (natural science) dan interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.

Bagi santri Trensains, kemampuan bahasa arab dan inggris menjadi prasyarat dasar, selain para santri juga dituntut mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Proyeksi kedepan bagi para alumni Trensains adalah dipersiapkan agar para santri bisa tembus ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau PTA (Perguruan Tinggi Asing) ternama di bidang saintek, engineering, medisinal, dan bidang sains kealaman lainnya agar kedepan dapat mendorong lahirnya ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis al Qur’an, dan keimuan yang kokoh serta memiliki kedalaman filosofis serta keluhuran akhlaq. SMA Trensains Tebuireng hanya membuka satu jurusan yaitu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Info lengkapnya Baca Profil  SMA Trensains Tebuireng  (disini)

Atau simak penjelasan Pengagas Trensains pada link berikut ini:





APA SAJA PRESTASI SMA TRENSAINS TEBUIRENG?
Sebagai sekolah nasional berbasis pesantren, SMA Trensains Tebuireng memiliki komitmen untuk terus berbenah diri menuju tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah, diantaranya adalah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas agar dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam bidang agama, sains, dan pola-pola interaksinya. Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan pengembagan program-program sekolah, yang meliputi bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan lain sebagainya. Baca informasi lengkapnya pada link berikut ini (disini).

BAGAIMANA CARA MENDAFTAR DI TRENSAINS TEBUIRENG?
Untuk mengetahui informasi dan cara mendaftar sebagai santri baru SMA Trensains Tebuireng  Tahun Pelajaran 2020-2021,  Scan Barcode Berikut ini:



Atau akses website Panitia PSB Pesantren Tebuireng melalui klik link berikut (disini).