Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Sekolah dengan kurikulum Semesta

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU SMA TRENSAINS TEBUIRENG TAHUN PELAJARAN 2020-2021


APA ITU TRENSAINS?

Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman al Qur'an, al Hadist dan Sains Kealaman (natural science) dan interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.

Bagi santri Trensains, kemampuan bahasa arab dan inggris menjadi prasyarat dasar, selain para santri juga dituntut mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai. Proyeksi kedepan bagi para alumni Trensains adalah dipersiapkan agar para santri bisa tembus ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau PTA (Perguruan Tinggi Asing) ternama di bidang saintek, engineering, medisinal, dan bidang sains kealaman lainnya agar kedepan dapat mendorong lahirnya ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis al Qur’an, dan keimuan yang kokoh serta memiliki kedalaman filosofis serta keluhuran akhlaq. SMA Trensains Tebuireng hanya membuka satu jurusan yaitu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Info lengkapnya Baca Profil  SMA Trensains Tebuireng  (disini)

Atau simak penjelasan Pengagas Trensains pada link berikut ini:





APA SAJA PRESTASI SMA TRENSAINS TEBUIRENG?
Sebagai sekolah nasional berbasis pesantren, SMA Trensains Tebuireng memiliki komitmen untuk terus berbenah diri menuju tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah, diantaranya adalah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas agar dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam bidang agama, sains, dan pola-pola interaksinya. Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan pengembagan program-program sekolah, yang meliputi bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, dan lain sebagainya. Baca informasi lengkapnya pada link berikut ini (disini).

BAGAIMANA CARA MENDAFTAR DI TRENSAINS TEBUIRENG?
Untuk mengetahui informasi dan cara mendaftar sebagai santri baru SMA Trensains Tebuireng  Tahun Pelajaran 2020-2021,  Scan Barcode Berikut ini:



Atau akses website Panitia PSB Pesantren Tebuireng melalui klik link berikut (disini).

NAJMUL FATIH BERSAMA SELURUH SANTRI PESANTREN TEBUIRENG 2 PERINGATI HARI SANTRI NASIONAL


www.smatrensains.sch.id-Pesantren Tebuireng 2 memperingati Hari Santri Nasional (HSN) pada Selasa (28/10/2019). Dalam peringatan itu, para santri bersholawat bersama Najmul Fatih di Masjid Pesantren Tebuireng 2. Najmul Fatih adalah jam’iyah banjari yang ada di Pesantren Tebuireng 2. 

Dalam acara tersebut salah satu dosen Ma’had ‘Aly Hasyim Asy’ari Pondok Pesantren Tebuireng, Ust. Ahmad Roziqi, Lc. M.HI bertindak sebagai pemateri dengan topik Resolusi jihad dari Pesantren Tebuireng”.

“Santri Tebuireng harus bangga karena memiliki Kiai Hasyim Asyari. Beliau adalah arsitek kemerdekaan Indonesia, bukan sekedar pelatak kemerdekaan saja. Perbedaan antara peletak dengan arsitek adalah disisi tanggung jawabnya. Peletak kemerdekaan hanya bergerak pada awal saja, lalu dibiarkan berjalan dengan sendirinya. Sedangkan arsitek itu, beliau yag merancang, lalu menggerakkan bangsa. Bagaimana caranya agar Indonesia menjadi negara yang kuat. Bahkan setelah merdeka juga tidak dilepaskan begitu saja. Tetapi beliau tetap turut mengawasi perkembangan Indonesia. Seperti itulah perjuangan kiai kita. Kiai Hasyim Asyari.” Jelas Ust. Ahmad Roziqi.

Sebelumnya, para santri dari seluruh unit pendididkan Yayasan Hasyim Asyari menggelar apel pagi di kawasan makam Gusdur pada selasa (22/10/2019) dalam rangka untuk memperingati HSN  tahun 2019.

Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng. KH. Abdul Hakim Mahfudz atau biasa disapa Gus Kikin menjadi pembina dalam kegiatan apel tersebut. Beliau menyampaikan tentang resolusi jihad yang dilakukan para santri, sebagai upaya mendapat kemerdekaan Indonesia dan upaya untuk mempertahankannya. “Yang membentengi Nusantara dari ancaman adalah para santri.” Terang beliau.

Berdasarkan penjelasan Gus Kikin. Pada zaman penjajahan santri tidak hanya menimba ilmu, tetapi santri juga turut andil dalam membela Nusantara. Agar dapat mewujudkan Nusantara yang darussalam.

Pada tahun 1953 Ir. Soekarno menjadi wali Amri. Wali Amri bermakana pemimpin yang harus ditaati. Kita tidak dijajah bangsa lain, namun saat ini, kita dijajah oleh perkembangan teknologi dari luar negri, misalnya kecanduan gawai, kendaraan membeludak yang menciptakan polusi. Gus kikin juga menyinggung, bahwa negara asing sudah banyak mengukir prestasi jika dibandingkan Indonesia, oleh karena itu santri masa kini harus memiliki kontribusi dalam mengisi kemerdekaan agar kita semakin berprestasi.

“Hari Santri ini adalah pengakuan negara terhadap perjuangan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.” Tutur Gus Kikin. Peringatan Hari Santri Nasional merupakan bentuk intropeksi bangsa Indonesia. Hari santri juga sebagai tombak pemersatu bangsa Indonesia. Agar bangsa ini tidak pecah belah, yang dapat memicu kehancuran dan perceraian bangsa. Santri dianggap sebagai cerminan dari tawadhu dan kegagahan. Setelah apel pagi di kawasan makam gusdur, para santri melanjutkan kirab di sekitar Pesantren Tebuireng.

“Sebagai santri kita harus mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, untuk mengembangkan bangsa ini agar menjadi negara maju. Dapat mengembangkan teknologi baru. Buktikan bahwa indonesia bisa. Namun masih saja diantara kita yang malas. Kita sebagai santri harus dapat mengubah pola pikir masyarakat agar menjadi lebih baik. Agar dapat mewujudkan cita-cita Indonesia. Jika tidak sekarang kapan lagi? Jika bukan kita siapa lagi? Para generasi muda untuk membela negara.”tutur salah satu siswi SMA Trensains Tebuireng saat diwawancarai oleh wartawan SMA Trensains Tebuireng (go-Pro).

…………………………………..
Pewarta  : Ila & Astha.
Publisher: Admin


SANTRI TRENSAINS NGAJI LANGIT DALAM PERSPEKTIF AL QUR'AN DAN SAINS


www.smatrensains.sch.id-SMA Trensains kembali menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “ngaji langit”. Kuliah umum kali ini langsung disampaikan oleh penggagas Trensains, KH. Agus Purwanto, D.Sc. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMA Trensains Tebuireng pada Sabtu (19/10/2019) di aula masjid Pesantren Tebuireng 2. Ngaji Langit yang disampaikan kali ini membahas tentang bumi, ruang kosong, dan lapisan-lapisan langit dalam perspektif ayat kauniyah dan sains kealaman.

“Dalam surah Al-anbiya’ ayat 16, kata assama’i merupakan isim mufrod dan assamawat yang merupakan jama dari kata assama’ kemudian disambung dengan kata baina dalam kalimat tersebut ditafsirkan beberapa lapis langit disamakan dengan satu lapis langit. Jadi mengapa seperti ini? Apa yang ada diantara lapisan-lapisan langit tersebut, tetapi itu bukan  langit atau bumi?” pertanyaan narasumber tersebut menimbulkan beragam tanggapan dari siswa Trensains Tebuireng. Semua jawaban yang diberikan oleh siswa SMA Trensains tersebut beragam dan mendekati sempurna.

lapisan-lapisan langit dianggap satu, karena setiap lapisan langit dengan lapisan lainnya tidak ada antara, karena tidak ada space "antara" tersebut, maka pada setiap lapisan langit dianggap satu.” Terang narasumber dalam kuliah umum tersebut.

“Ada perbedaan pada kuliah umum kali ini dengan sebelumnya, yakni setiap ada pernyataan maka narasumber selalu menghadirkan pertanyaan. Lalu santri diberi kesempatan untuk mengungkapkan argumentasi, menyumbang gagasan baru, ataupun sekedar mengungkapkan pendapat saja.” Tutur Myra Rizky salah satu siswi SMA Trensains.
“Banyak dalil Al Quran yang dikaji secara sains oleh Beliau untuk menunjang materi yang disampaikan tentunya berkaitan dengan langit.” Imbuh Myra Rizki.

Untuk menjelaskan lapisan langit pertama. Beliau menggunakan Qur’an surah Hud ayat 44, yang menjelaskan  tempat asal usul air hujan. Lalu pada lapisan langit kedua, narasumber menjelaskan tentang tekanan udara di langit lebih besar dari pada di bumi. Penjelasan ini berlandaskan Qur’an surah Al-An’am ayat 125, sedangkan lapisan langit ketiga merujuk pada surah Al-Furqon ayat 61, yaitu tempat dimana bulan berada.

Pada lapisan langit keempat beliau mengkaji Qur’an surah As-safat  ayat 6 adalah tempat dimana keberadaan sistem tata surya kita. Selanjutnya, lapisan langit kelima merupakan tempat dimana keberadaan bintang-bintang yang terang seperti alfa sentauri. Penjelasan tersebut berdasarkan Qur’an surah Fusilat ayat 12. Pada surat Ar-Rahman ayat 37 yang menjelaskan ketika langit pecah bagaikan bunga mawar yang berpendar, maka menurut beliau itulah yang disebut lapisan langit keenam.

Pada lapisan langit ketujuh narasumber mengkaji  Qur’an surat Az-Zumar ayat 46, bahwa lapisan langit ketujuh merupakan lapisan langit yang berada pada dimensi yang lain dan merupakan wujud deminsi tertinggi yang meliputi semua langit.  

“Anak Trensains harus belajar berpikir kritis dan harus belajar berpikir secara filosofis agar pengetahuan kian berkembang.” Jelas sang penggagas Trensains kepada  seluruh siswa SMA Trensains untuk menutup kuliah umum kali ini.

…………………………………………
Pewarta: Ila
Publisher : Admin


SMA Trensains Tebuireng Lantik dan Beri Pelatihan Pengurus Orsaatren Baru Masa Bakti 2019/2020.


www.smatrensains.sc.id-Pengurus Organisasi Santri SMA Trensains (Orsatren) dilantik secara resmi (18/10/2019) oleh kepala SMA Trensains Tebuireng. Pelantikan tersebut bertepatan dengan kegiatan upacara bendera.  Pada  kegiatan itu,  ketua Orsatren masa bakti 2018/2019 menyerahkan bendera Orsatren sebagai simbol peralihan jabatan kepada pengurus baru masa bakti 2019/2020.  

Dalam pelantikan tersebut para pengurus inti dan anggota Orsatren masa bakti 2019/2020 mengucapkan janji untuk mengabdi pada SMA Trensains Tebuireng.
Setelah penyerahan jabatan, saya merasa lega karna berhasil mengemban amanah selama satu tahun terakhir dan sudah turut andil dalam mengembangkan SMA Trensains”  tutur Cahayu selaku purna bendahara umum Orsatren.

Semangat!” kata itu diungkapkan Syifa selaku purna ketua Orsatren putri, ungkapan itu ditujukan untuk para anggota  baru Orsatren yang meneruskan pengabdiannya. Menurut Syifa, para anggota Orsatren harus semangat untuk terus memajukan SMA Trensains agar terus dapat berprestasi. “Saya harap apa yang baik dari Orsatren masa bakti 2018/2019 tetap dipertahankan dan memperbaiki kekurangannya.” Imbuh Syifa setelah pelantikan Orsatren.

Setelah pelantikan pengurus baru usai, dilanjutkan  dengan kegitan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Sebagai anggota Orsatren, selain mempersiapkan fisik kita juga mempersiapkan mental. Tutur Mufida Izzatul salah satu anggota Orsatren. Ia mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan LDKS. Menurutnya, kegiatan ini membina mental dan fisiknya sehingga bisa menjadi pribadi yang tangguh.

Sebelum pelaksanaan  pelantikan pengurus baru dan kegiatan LDKS,  SMA Trensains Tebuireng melakukan muktamar yang berlangsung selama tiga hari, untuk  mengambil keputusan yang berkaitan dengan program kerja Orsatren masa bakti 2019/2020.

Siswa yang dilantik diharapkan dapat bekerja sama dengan sekolah untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi sekolah. Dalam kepengurusan Orsatren ini, siswa diharapkan dapat menjadi pribadi yang rendah hati, pemimpin yang berkompeten, dan dapat  menjadi  panutan bagi siswa lainnya.” tutur ustadz Abdul Ghofur.  Selain itu, ustadz Umbaran selaku Waka  Kesiswaan  sangat berharap  bahwa  Orsatren dapat  menjadi  media ekspresi untuk menyalurkan bakat kepemimpinan.

LDKS sebagaimana di atas, bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan berbagai nilai positif dalam diri siswa. LDKS diadakan selama dua hari, yaitu tanggal  18 hingga 19 Oktober 2019. Bertindak sebagai pemateri yaitu  H.Kusnadi Said dan pimpinan SMA Trensains Tebuireng.

Besar harapan dari anggota Orsatren masa bakti 2019/2020 agar acara ini dapat memberikan bekal kepemimpinan bagi seluruh anggota untuk  dapat menjalankan segala amanah yang diberikan oleh sekolah.

...........................................................
Pewarta: Ila
Publisher: Admin