Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

Santriwati Tebuireng 2: Melatih Bakat di Language Event

smatrensains.sch.id. Kamis malam (23/2/2017)  para Santriwati dari Pondok Pesantren Tebuireng 2 putri menyelenggarakan kegiatan peningkatan bahasa asing yang diberi nama   Language Event.  Kegiatan yang berisikan telling story atau taqdimul qishoh ini diikuti oleh 16 peserta dari Pondok Pesantren Tebuireng 2 Putri. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 21.00 wib. hingga 23.00 wib dan disambut meriah oleh para santriwati

Kegiatan ini terlihat begitu unik,  rasa persaudaraan yang erat  terasa begitu kental ketika seluruh santriwati memberikan dukungan penuh kepada peserta yang mulai lupa dengan cerita yang akan disampaikan dan juga peserta yang mulai nerves diatas panggung. Antusiasme yang tinggi pun  juga terasa saat semua santriwati terfokus pada penampilan peserta hingga acara selesai.

Language Event merupakan salah satu kegiatan untuk melatih kemampuan berbahasa khususnya bahasa asing. Dalam hal ini,  acara  disetting  dengan melibatkan penggunaan dua bahasa yaitu bahasa arab dan inggris. Menurut para santri  acara ini dapat meningkatkan kreativitas para santriwati, sebab para santri  dalam penampilannya hanya menggunakan kostum ala kadarnya, mereka memanfaatkan baju seadanya lalu dimodifikasi  sehingga terlihat layaknya baju sewaan dari salon.

Kegiatan ini   mendapat  sambutan baik dari para pembina santri, sebab acara ini ditengarai selain dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing juga dapat meningkatkan kreativitas para santri terutama santri putri.  

Hal senada juga disampaikan oleh Ustadz Ubaid (salah satu Pembina santri). “Kalian merupakan santri yang hebat. Kenapa? Karena kalian mampu menguasai banyak kosakata dalam bahasa arab dan inggris meskipun kalian digembleng untuk menjalankan kegiatan spiritualitas pada malam harinya” ucap Ustadz Ubaid, pengisi sambutan di acara tersebut.

 Respon yang baik juga datang dari  tim penggerak bahasa asing Pesantren Tebuireng 2. Salah satu anggota tim bahasa mengatakan, Language Event yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini bertujuan untuk menggali bakat-bakat terpendam santriwati SMA Trensains dan melatih mereka untuk berbicara didepan umum menggunakan bahasa arab dan inggris.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Pewarta : Tim Jurnalis Sekolah

Editor    : A. Ghofur

TAHAJUD FISIKA: GERAKAN MEMBUMIKAN AYAT-AYAT SEMESTA

Smatrensains.sch.id.  Tahajud Fisika  merupakan istilah yang akrab dibincangkan oleh warga Trensains. Tahajud fisika adalah  kegiatan weekend and midnight yang diperuntukkan bagi seluruh santri trensains yang bertujuan untuk melatih ketahan belajar dalam mempelajari materi-materi eksakta. Dalam kegiatan ini, selain para santri diajak untuk mendiskusikan topik-topik sains dengan pendampingan para mentor, mereka  juga diajak untuk selalu mengingat kebesaran Allah SWT melalui rangkaian-rangkaian kegitatan kerohanian diakhir acara.

Tahajud fisika merupakan salah satu  program peningkatan mutu pendidikan (inovasi) yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang menganut konsep “Pesantren Sains” atau trensains. Selain Tahajud fisika, trensains juga memiliki program peningkatan mutu lainnya seperti program fismat camp, english and arabic camp, dan observasi AAS. Program-program peningkatan mutu tersebut adalah program-program yang dirancang dan dikembangkan oleh sang kreator dan penggagas Trensains, beliau adalah KH. Agus Purwanto, D.Sc. 

Setiap program yang dirancang sebagaimana diatas memiliki kosentrasi yang berbeda-beda, namun muara dan tujuannya sama yaitu melahirkan ilmuwan sekaligus ulama sains kealaman yang dapat menjadikan al Qur’an sebagai basis epistemologi dalam pengembangan sains dalam jangka panjang.  Hal ini sesuai dengan jargon yang diusung oleh trensains yaitu lahirnya kembali “peradaban sains islam”, yakni sebuah peradaban baru yang dinanti-nanti  setelah  lenyapnya  Andalusia sebagai  pusat peradaban sains islam dunia.

Sebagai salah satu sekolah yang mengaplikasikan gagasan tersebut, SMA Trensains Tebuireng, kemarin (16/12/2017) menyelenggarakan kegiatan tahajud fisika. Kegiatan  ini dimulai pukul 20. 00 Wib dan diakhiri pukul 03.00 wib. Kegiatan tahajud fisika dibuka oleh Ust.  Ainur Rofik, M.Pd.I  selaku kepala sekolah, dalam sambutannya beliau mengingatkan kembali cita-cita mulia pendirian SMA Trensains Tebuireng dan peranan dukungan wali santri serta santri angkatan pertama  dalam mensukseskan  imlementasi gagasan Trensains  yang menjadi mega proyek peradaban.

Pada kesempatan yang sama kepala sekolah  juga menyampaikan bahwa selama  menyelenggarakan pendidikan di SMA Trensains Tebuireng tidak luput dari tantangan dan hambatan, akan tetapi tantangan dan hambatan tersebut dapat dilalui dengan baik berkat kegigihan dan kesabaran serta dukungan dari seluruh warga Trensains. Diakhir paparannya beliau  berpesan kepada santri kelas XII yang sebentar lagi lulus dari SMA Trensains Tebuireng, seyogyanya dapat menjaga diri dan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya, serta para santri harus dapat memberi warna yang baik pada setiap pergaulan terutama pada saat menempuh pendidikan tinggi.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan inti, dalam kegiatan ini seluruh santri kelas XII mendapatkan dua materi sebagai bekal menyambut rangkaian ujian dan mempersiapkan kelulusan. Materi pertama disampaikan oleh Wakil Kepala sekolah bidang kurikulum yaitu Ust. Abdul Ghofur, S.Pd. Dalam presetasinya beliau menyampaikan pentingnya bagi seluruh santri untuk meningkatkan kompetensi diri melalui jalur pendidikan kaitannya dengan usaha untuk mensukseskan gagasan peradaban, peningkatan daya saing bangsa, dan usaha untuk membentuk pribadi-pribadi yang berakhlaqul karimah.

Pada acara tersebut Waka kurikulum juga menyinggung tetang fenomena bonus demografi sebagai prediksi kekuatan bangsa, daya saing bangsa terhadap negara lain, fenomena pendidikan di Indonesia, dan tantangan-tantangan santri SMA Trensains kedepan. Hal ini disampaikan untuk memberikan motivasi dan kesadaran bagi setiap santri untuk selalu gigih dalam belajar. Diakhir presentasinya, beliau juga menyampaikan informasi-informasi tentang perguruan tinggi, peluang masuk ke PTN, strategi menghadapi SBMPTN, dan kiat-kiat sukses untuk menghadapi rangkaian ujian akhir dalam rangka untuk mempersiapkan kelulusan santri tahun 2017.

Setelah berakhirnya materi pertama, acara dilanjutkan dengan paparan materi ke dua yang disampaikan oleh Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang sekaligus merangkap sebagai kepala pondok Pesantren Tebuireng 2, beliau adalah Ust. Umbaran, SH.I. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan betapa pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dengan sains dan pentingnya belajar ilmu tassawuf untuk membentuk pribadi-pribadi berakhlaqul karimah. Untuk menggugah kesadaran di kalangan para santri, beliau juga memaparkan bahwa sebenarnya dalam islam tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan umum, santri harus menjadi umat yang kuat secara kualitas walaupun sedikit secara kuantitas, diakhir sesi beliau mengingatkan kembali kepada para santri tentang tujuan akhir hidup di dunia dan apa yang akan terjadi setelah kematian.

Seiring dengan berakhirnya pemaparan materi pertama dan kedua, kegiatan tahajud fisika dilanjutkan dengan sesi mentoring untuk mendiskusikan materi-materi sains. Pada kegiatan ini santri kelas XII dibagi menjadi beberapa kelompok, mereka saling berinteraksi, berdiskusi, dan saling berasistensi untuk memecahkan soal-soal kaitannya dengan persiapan kelulusan. Sementara untuk santri kelas X dan XI acara dikemas berbeda dengan kelas XII, pasalnya para santri lebih difokuskan pada topik-topik khusus pada mata pelajaran matematika dan fisika dengan pendalaman materi yang sedemikian rupa. Kegiatan inti untuk kelas X dan XI dikendalikan secara penuh oleh Ust. Abu Fadlol, M.Si yang sekaligus ketua panitia Tahajud Fisika tahun 2017.

Pada sesi mentoring ini terlihat keakraban antara satu sama lain, muncul pemandangan santai tapi fokus, dan juga suasana hening tetapi  penuh gairah dalam belajar. Sungguh kegiatan tahajud fisika kali ini benar-benar mencerminkan budaya cinta terhadap ilmu pengetahuan dan benar-benar merupakan aksi nyata dalam membumikan ayat-ayat semesta dikalangan para santri Trensains (Pesantren Tebuireng 2).

Sebagai penutup acara, para santri diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui rangkaian kegiatan kerohanian. Rangkaian acara tersebut adalah tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum dengan tema pentingnya berserah diri kepada Allah SWT setelah kita melakukan ikhtiar yang terbaik yaitu ikhtiar yang terencana. Kemudian acara dilanjutkan dengan istighotsah yang dipimpin oleh Ust. M. Mansyur, S.Pd.I dan diakhiri dengan rangkaian sholat tahajud oleh seluruh warga  SMA Trensains Tebuireng.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………
Pewarta          : A. Ghofur
Editor              : Ulfah Churiwiyah, S.Pd., M.Pd, Dip.Ed


Baca Juga : Profil SMA TrensainsTebuireng

PENGUMUMAN KELULUSAN TES GELOMBANG I TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Trensains Online. Berikut adalah nama-nama yang diyatakan lulus pada seleksi penerimaan santri baru Pesantren Tebuireng tahun pelajaran 2017-2018 unit SMA Trensains Tebuireng.


Kuliah Umum: Mengupas Sains Kisah Lama Dan Pandangan Dunia Mekanik Bersama Sang Penggagas Sma Trensains


Trensains Online.  Setelah bulan Agustus  lalu, sukses mengadakan Kuliah Umum  yang menghadirkan Prof. Dr. Muhammad D. Al Amri dari King Abdul Aziz City for Tecnology and Science  Saudi Arabia, yang mengupas tuntas tentang Cryptogarphy. Kemarin (8/1/17), di Aula lembaga diklat Pesantren Tebuireng, SMA Trensains Tebuireng  kembali mengadakan acara yang sama dengan tema “Sains Kisah Lama dan Pandangan Dunia Mekanik” yang disampaikan oleh penggagas Pesantren Sains (Trensains) dan sekaligus pendiri SMA Trensains bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng, beliau adalah KH. Agus Purwanto, D.Sc yang akrab dipanggil Guspur.
Kuliah umum kali ini diikuti oleh seluruh santri SMA Trensains, dewan pembina dan asatidz. Seperti biasanya acara kuliah umum diawali dengan memotivasi para santri, namun kali ini beliau memiliki cara yang jitu untuk membangkitkan semangat dan motivasi  para santri, pasalnya kali ini para santri diajak berpikir secara kratif terkait banyaknya peluang penelitian dengan memanfaatkan objek lingkungan sekitar.
Menurut beliau, Indonesia memiliki banyak fenomena alam yang layak dikaji secara ilmiah, para santri dapat meneliti fenomena tersebut untuk menghasilkan teori baru dalam  ilmu pengetahuan. Fenomena  tersebut antara lain adalah fenomena kadar oksigen terbaik  di dunia yang berada di pulau Madura dan fenomena rumah semut (musamus) di Merauke.
 Dalam paparannya, dijelaskan bahwa rumah semut atau musamus (sebutan masyarakat lokal) ternyata bukan rumah semut seperti kebayakan, akan tetapi berupa  rumah dari koloni rayap yang tingginya bisa mencapai empat meter. Berkaitan dengan hal tersebut, para santri pun diajak berimanjinasi untuk membandingkan  ukuran tubuh rayap dengan rumah yang dibagunnya, andai kata manusia yang membangunnya maka bangunan tersebut dapat mencapai jarak teleskop Hublle yang mengorbit diangkasa terhadap bumi. Disisi lain jika  ditinjau dari material bangunan, Hal tersebut dapat memberikan peluang yang sangat bagus  bagi para biologiawan dan fisikawan untuk dapat melahirkan teori baru dalam sains kealaman, tentu fenomena ini layak bahkan harus diteliti sebelum ilmuwann asing berbondong datang meneliti.
Selanjutnya, untuk membagkitkan motivasi dan kecintaan santri terhadap ilmu pengetahuan, beliau memaparkan tentang teori ilmu jiwa menurut Ibnu Sina. Menurutnya, Ibnu Sina menggunakan tiga argumen untuk membuktikan keberadaan jiwa yaitu al-istimrar (keberlangsungan), aththabi'i (alamiah) dan manusia terbang. Pada dalil dan argumen kedua, Ibnu Sina bertumpu pada konsep gerak Aristoteles yakni gerak spontan dan gerak terpaksa. Gerak spontan merupakan gerak yang terjadi akibat hukum alam, misalkan batu yang kita pegang jika dilepas akan (spontan) bergerak jatuh, dan gerak terpaksa terjadi karena ada dorongan luar misalnya batu dapat bergerak ke atas jika dilemparkan. Akan tetapi  seekor merpati yang digenggam kemudian dilepas (tidak jatuh) akan terbang tinggi (padahal tidak dilempar) berarti ada sesuatu pada burung dan tidak ada pada batu dan sesuatu itu adalah jiwa, burung mempunyai jiwa, itulah dalil aththabi'iy dari Ibnu Sina tentang eksistensi jiwa.
Dalam gurauannya, teori eksistensi jiwa Ibnu Sina tersebut dapat dipakai untuk menjelaskan fenomena naiknya biaya STNK dan BPKB di negeri ini, “karena STNK dan BPKB di Indonesia bisa naik tanpa dinaikkan oleh pihak yang berwenang untuk menaikkan, alias STNK dan BPKB naik sendiri berarti STNK dan BPKB di Indonesia berjiwa” gurauan analogi tersebut serentak membuat para hadirin tertawa dan memberikan applause kepada sang penggagas Trensains.
Pada acara inti, beliau banyak mengupas tentang teori-teori sains kaitannya dengan pandangan dunia mekanik.  Menurutnya, teori-teori tersebut  merupakan teori yang cacat karena akan menuntun kita kepada gagasan kepensiunan tuhan, tuhan tidak lagi berperan sejak alam semesta ini diciptakan, layaknya sebuah jam yang berjalan sendiri dengan hukum mekaniknya dan jam tersebut akan rusak dengan sendirinya.  Lanjut pungkasnya, tentu hal ini perlu dikritisi oleh santri Trensains karena tidak sejalan dengan prinsip-prinsip akidah, gagasan kepensiunan tuhan tersebut  disebut deisme  yang mengisi pikiran manusia modern dan membawa manusia pada aneka krisis kemanusiaan.

 Di akhir presentasi beliau berpesan bahwa tugas para santri Trensains kedepan adalah membangun pandangan dunia holistik agar  para santri menjadi ilmuwan sejati, ilmuwan dengan al Qur’an dan filsafat yang kokoh  sebagimana visi besar konsep Pesantren Sains (Trensains)  yang digagasnya dan visi misi pendirian lembaga pendidikan setingkat SMA yang diberi nama  SMA Trensains. Sebagai penutup acara, sesi Tanya jawab pun dibuka, diluar dugaan  para santri  pun mengajukan pertanyaan yang mengejutkan, sehingga hal ini memberikan kebahagian tersendiri bagi Kyai Agus selaku penggagas Trensains, sebab  semakin hari perkembangan dan kekritisan para santri juga semakin meningkat. (Abdul Ghofur).