Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

SEMARAK PERINGATAN HUT SMA TRENSAINS TEBUIRENG KE-4

smatrensains.sch.id-Bintang terdekat dengan bumi ialah bintang alpha centauri dengan jarak 4 tahun cahaya. Artinya cahaya bintang alpha centauri yang tampak saat ini merupakan cahaya yang terpancar 4 tahun lalu, sekaligus tepat pada peresmiaan SMA Trensains Tebuireng, 24 Agustus 2014. Sekolah pesantren yang berbasis sains merayakan Hari Ulang Tahun “Trensains Tebuireng ke 4” di lapangan utama sekolah dengan pelepasan 114 balon ke udara oleh sang penggagas, Dr. Agus Purwanto, D.Sc. dan Ainur Rofiq, S.T., M.PdI., kepala sekolah SMA Trensains (Ahad, 26/08/18).
Sebelum melepas rangkaian balon ke udara, penggagas lembaga, gus Pur menceritakan cikal bakal SMA Trensains Tebuireng bersama KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah). “Awal mulanya dimulai pada 2011, saya diberi kesempatan presentasi selama 10 menit di UNHASY (Universitas Hasyim Asy’ari) tentang gagasan ‘Trensains’ kemudian saya menghadiahi Gus Sholah buku “Ayat –Ayat Semesta” yang merupakan buku acuan Trensains.
“Setahun kemudian beliau berkunjung ke Surabaya dan mengajak bertemu di salah satu cafe di Surabaya. Beliau menyatakan keinginannya untuk membangun pesantren yang bagus yang tidak begitu-begitu saja, seperti yang di buku mas Agus (Ayat-Ayat Semesta) dan meminta bantuan kepada saya”, terang penggagas yang akrab disapa gus Pur.
Pada 9 Mei 2012, sebulan setelah pertemuan di Surabaya, Gus Sholah mengundang penggagas Trensains di Dalem Kasepuhan. Setiba di Pesantren Tebuireng, gus Pur disambut hangat oleh Gus Sholah dan tim Trensains yang telah disiapkan Gus Sholah sebelumnya, dilanjutkan dengan pemaparan gagasan Trensains di hadapan 200 hadirin yang merupakan para kyai, guru, santri Tebuireng di gedung KH. M. Yusuf Hasyim.
Namun karena terkendala singkatnya waktu untuk mempersiapkan Trensains Tebuireng, alhasil ditunda adanya Trensains di lingkungan Tebuireng. Pada 2013 dimulailah sekolah pesantren berbasis sains di Tebuireng.
Di kesempatan perayaan ulang tahun ke 4 Trensains Tebuireng, gus Pur yang meyampaikan dalam orasinya, “Santri Trensains yang bagian dari generasi milenial haruslah dapat meraih kembali kejayaan Islam, menjadi ilmuwan muslim, Ibnu Sina Abad 21 yang ahli medis atau menjadi teknisi handal, ahli pertanian, sains, perikanan dan lain-lain”, tutur Dr. Agus Purwanto.
Tidak jauh dengan bapak Trensains Indonesia, kepala sekolah Trensains Tebuireng mengungkapkan harapannya pada generasi Trensains, “Semoga SMA Trensians tetap jaya. Bisa mencetak kader ilmuwan Islam dan berpegang teguh pada al-Quran dan hadis.”
Perayaan perdana yang dirancang santriwati kelas akhir (XII) Trensains Tebuireng bersama salah satu anggota Tim Pengembang Sekolah Ust. Abdul Ghofur ini awalnya dirancang sederhana, yaitu dengan hanya membunyikan sirine serta menyanyikan lagu Mars Trensains pada waktu istirahat sekolah, sebagai penanda bahwa pada tanggal 24 Agustus 2014 yang lalu telah diresmikan sebuah lembaga baru di lingkungan Pesantren Tebuireng yang memiliki cita-cita yang luhur. Namun, seiring berjalannya waktu dengan tidak disangka acara tersebut dihadiri langsung oleh Penggagas sekaligus kreator SMA Trensains, Ust. Agus Purwanto, D.Sc. sehingga acara berlangsung khidmat dan meriah.
Sorak gembira mewarnai perayaan tersebut, puncaknya pada saat sekelompok santriwati mempersembahkan puisi tentang ‘detik-detik peresmian’ yang diwakili Naurah, Nahdah, Zulfiyani Safitri, dan Afifah Ramadhani berjudul “TRENSAINS INDONESIA”. Puisi sekaligus media penggambaran ‘24 Agustus 2014’ saat itu harapan kami (Trensains) dapat membangun dunia penuh cerita sejarah, mencetak masyarakat madani berjiwa qur’ani semakin menambah kekhidmatan acara tersebut.
Selain melalui untaian kata puitis para santri mempersembahkan mars Trensains yang baru saja di rilis pada 20 Agustus 2018 yang diciptakan salah satu civitas Trensains, Tendika Sukmaningtias Rahardian, S.Si dan diaransemen oleh salah seorang guru kesenian Trensains, Amenan yang dilanjutkan hentakan kayu atau yang biasa dikenal sebagai perkusi. Dan diakhiri pelepasan balon ke udara bersamaan dengan harapan keluarga Trensains untuk Trensains dan Indonesia.
................................................................................................
Pewarta : Nadia Salma
Editor/Publisher: Admin

UPACARA DIRGAHAYU INDONESIA PERTAMA DI BUMI TRENSAINS


smatrensains.sch.id- Upacara 17 Agustus yang diselenggarakan di Trensains untuk pertama kalinya ini di ikuti oleh jajaran pimpinan dari SMA Trensains dan SMP Sains. Serta  diikuti oleh bapak , ibu guru, para ustad dan ustadzah Pondok Pesantren Tebuireng 2 . Tidak tertinggal,  siswa siswi SMA Trensains dan SMP Sains yang turut berpartisipasi. Tampak anggota diklat kader turut memenuhi lapangan tempat berlangsungnya upacara bendera ini. Gus Fahmi Amrullah selaku inspektur upaca memberikan amanat upacara “ Perjuangan para pahlawan adalah wasilah, sedangkan kemerdekaan adalah anugrah. Karena itu kita sepatutnya bersyukur sebagaimana pembukaan UUD 1945 yang berbunyi ‘ Atas berkat rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa” . Tampak peserta upaca mendengarkan dengan khidmat.


“ Kemerdekaan adalah kebebasan, dan kemandirian yang bertanggung jawab . kebebasan yang seperti apa? kebebasan sesuai posisi kita masing- masing . Semisal , sebagai santri kita bebas dalam berorganisasi. Namun, harus sesuai dengan tugas pokok. Selain itu jabatan kita ada, bukan suatu hal yang patut dibanggakan tetapi merupakan amanah yang perlu dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat “ ujar bu Nurul Latifah , guru sejarah SMA Trensains.

Exited banget, karena ini pertama kalinya kami menjadi petugas upacara kemerdekaan. Kami senang, karena dapat berpartisipasi dalam upacara ini” Annisa dan Nailun. Tim paduan suara. Untuk Indonesia, semoga kedepannya lebih banyak prestasi dan semakin berkarya sehingga Indonesia bisa menunjukkan eksistensinya pada dunia.




MEMASUKI AJARAN BARU PENGGAGAS TRENSAINS BERI MOTIVASI SANTRI BARU

smatrensains.sch.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Trensains Tebuireng berlangsung pada (09-12/07/18). Pada malam pertama, MPLS para santri baru bertemu Dr. Agus Purwanto atau yang akrab disapa Gus Pur, sang penggagas Trensains. Kehadiran Gus Pur ke SMA Trensains Tebuireng 2, Senin (09/07/18) untuk mengunjungi para santri baru. Kegiatan ini merupakan satu diantara rangkaian acara MPLS, pengenalaan Trensains.
Kedatangan Gus Pur disambut hangat oleh para santri baru. Ini adalah kali pertama mereka bertemu dengan bapak Trensains ini. Dalam kegiatan ini, Gus Pur memulainya dengan berkenalan dengan para santri baru. Beliau ingin mengetahui dari mana saja asal para santri.
Gus Pur banyak bercerita kepada para santri mengenai pengalaman hidupnya. Beliau juga bercerita tentang ilmuwan-ilmuwan muslim yang harus dijadikan inspirasi. Menurutnya ilmu Sains itu bukanlah dimulai oleh orang-orang nonmuslim, justru ilmu Sains itu dari peradaban Islam.
“Nah setelah itu peradaban Islam mulai runtuh, kemudian ilmu pengetahuan diambil alih oleh peradaban nonmuslim. Nah ini tugas kalian, para siswa Trensains untuk membangun peradaban islam yang baru. Di Trensains ini, kalian akan diajari pelajaran-pelajaran yang tidak dipelajari di sekolah lain, seperti Filsafat,” tegas beliau.


Selain itu beliau juga menambahkan bahwa santri Trensains harus bisa masuk ke segala lini pengetahuan. Ada kalanya santri Trensains bisa masuk ke ITB, bisa juga masuk ke Al-Azhar Mesir.
Diakhir sambutan, beliau menuturkan bahwa para siswa harus punya motivasi untuk sukses. Beliau mencotohkan bahwa dirinya dahulu punya motivasi ingin namanya menjadi nama suatu rumus Fisika. Beliau juga menegaskan bahwa siswa Trensains tidak boleh gampang jenuh dan harus tetap semangat dalam belajar. (Muhaimin Ilyas)

Memasukki Ajaran Baru Pesantren Tebuireng 2 kedatangan Santri Baru SMP Sains



smatrensains-sch.id-Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar  tahun pelajaran 2018/2019, hari ini (7/7) para santri baru beserta wali santri dan keluarga mulai berdatangan sejak pagi hari ke Pesantren Tebuireng 2.  Sebelum memasuki asrama, para santri diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan kamar asrama. Selanjutnya, para santri tersebut didampingi oleh ustadz yang bertugas untuk diantar menuju asrama masing-masing.

Bagi Pesantren Tebuireng 2, tahun ini merupakan tahun yang special. Pasalnya tidak hanya santri baru SMA Trensains yang mulai berdatangan, tetapi juga santri SMP sains yang juga menempati asrama-asrama di komplek Pesantren Tebuireng 2. Berdasarkan data yang ada, jumlah santri baru yang akan menuntut ilmu di Pesantren Tebuireng 2, tahun ini hampir mencapai 200 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pesantren Tebuireng 2 atau yang lebih dikenal dengan nama Trensains (Pesantren Sains) merupakan satu dari dua pesantren yang mengusung proyek peradaban. SMA Trensains Tebuireng merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA yang mengimplementasikan gagasan proyek peradaban tersebut, dimana Al-Qur’an dipakai sebagai pondasi dasar dan basis konstruksi dalam pengembangan sains kealaman (natural science). Gagasan tersebut kemudian diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Sementara SMP Sains Tebuireng yang dibuka pada tahun ini, kedepan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki spesifikasi (standar) khusus yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan santri baru SMA Trensains, walaupun dalam penyelenggaraan pendidikannya tidak menggunakan konsep Trensains (Pesantren Sains) sebagaimana yang telah diterapkan di SMA Trensains Tebuireng.

Sementara itu, pertemuan wali santri baru SMA Trensains Tebuireng dengan pimpinan sekolah baru jadwalkan pada besok pagi (8/7) di Aula Lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng. Namun sebelumnya  para wali santri  tersebut diwajibkan mengikuti agenda pertemuan wali santri bersama pengasuh Pesantren Tebuireng di Majid Ulil Albab Pesantren Tebuireng yang dijadwalkan pada pukul 07.00 Wib. Dalam kesempatan tersebut, rencananya para wali murid santri baru SMA Trensains Tebuireng akan dipaparkan program-program inovasi, profil sekolah, dan juga aturan dan tata tertib santri oleh pimpinan SMA Trensains Tebuireng. Harapannya dengan pemaparan tersebut, para wali santri lebih memahami dan mengenal lebih dekat dengan SMA Trensains Tebuireng. Sementara itu,  pertemuan wali santri dari SMP Sains akan dilaksanakan di Perpustakaan A. Wahid Hasyim Pesantren Tebuireng.

Dengan kehadiran unit baru di Pesantren Tebuireng 2 ini, segenap pimpinan SMA Trensains Tebuireng meyambut baik dan berharap unit ini akan berkembang dengan baik, memiliki prestasi yang baik,  dan dapat mencetak generasi yang militan dan berakhlaqul karimah sebagaimana yang dicita-citakan oleh Pesantren Tebuireng. (/Admin).