Trensains

Keunggulan

Mencetak generasi Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Pembelajaran Mengedepankan Dialektika Agama dan Sains

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Dipandu Oleh Konsultan Ahli dari PTN

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Keunggulan

Memiliki Program-program unggulan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Berakhlaq, Cerdas, dan Berprestasi

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Konsep Baru dalam dunia pendidikan

#

Kunjungi Sekarang
Trensains

Trensains:

Mencetak Generasi yang Qur'ani

#

Kunjungi Sekarang

Keunggulan SMA TRENSAINS TEBUIRENG

  • Mengadopsi kurikulum Nasional, Pesantren, dan Cambridge.

  • Menerapkan konsep kurikulum Semesta (unifikasi).

  • Pembelajaran mengedepankan dialektika antara Agama dan Sains.

  • Bermitra dengan ITS, Unesa, dan UIN Malang.

  • Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya.

INFORMASI SEPUTAR SMA TRENSAINS TEBUIRENG

PENGUMUMAN KELULUSAN TES GELOMBANG I TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Trensains Online. Berikut adalah nama-nama yang diyatakan lulus pada seleksi penerimaan santri baru Pesantren Tebuireng tahun pelajaran 2017-2018 unit SMA Trensains Tebuireng.


Kuliah Umum: Mengupas Sains Kisah Lama Dan Pandangan Dunia Mekanik Bersama Sang Penggagas Sma Trensains


Trensains Online.  Setelah bulan Agustus  lalu, sukses mengadakan Kuliah Umum  yang menghadirkan Prof. Dr. Muhammad D. Al Amri dari King Abdul Aziz City for Tecnology and Science  Saudi Arabia, yang mengupas tuntas tentang Cryptogarphy. Kemarin (8/1/17), di Aula lembaga diklat Pesantren Tebuireng, SMA Trensains Tebuireng  kembali mengadakan acara yang sama dengan tema “Sains Kisah Lama dan Pandangan Dunia Mekanik” yang disampaikan oleh penggagas Pesantren Sains (Trensains) dan sekaligus pendiri SMA Trensains bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng, beliau adalah KH. Agus Purwanto, D.Sc yang akrab dipanggil Guspur.
Kuliah umum kali ini diikuti oleh seluruh santri SMA Trensains, dewan pembina dan asatidz. Seperti biasanya acara kuliah umum diawali dengan memotivasi para santri, namun kali ini beliau memiliki cara yang jitu untuk membangkitkan semangat dan motivasi  para santri, pasalnya kali ini para santri diajak berpikir secara kratif terkait banyaknya peluang penelitian dengan memanfaatkan objek lingkungan sekitar.
Menurut beliau, Indonesia memiliki banyak fenomena alam yang layak dikaji secara ilmiah, para santri dapat meneliti fenomena tersebut untuk menghasilkan teori baru dalam  ilmu pengetahuan. Fenomena  tersebut antara lain adalah fenomena kadar oksigen terbaik  di dunia yang berada di pulau Madura dan fenomena rumah semut (musamus) di Merauke.
 Dalam paparannya, dijelaskan bahwa rumah semut atau musamus (sebutan masyarakat lokal) ternyata bukan rumah semut seperti kebayakan, akan tetapi berupa  rumah dari koloni rayap yang tingginya bisa mencapai empat meter. Berkaitan dengan hal tersebut, para santri pun diajak berimanjinasi untuk membandingkan  ukuran tubuh rayap dengan rumah yang dibagunnya, andai kata manusia yang membangunnya maka bangunan tersebut dapat mencapai jarak teleskop Hublle yang mengorbit diangkasa terhadap bumi. Disisi lain jika  ditinjau dari material bangunan, Hal tersebut dapat memberikan peluang yang sangat bagus  bagi para biologiawan dan fisikawan untuk dapat melahirkan teori baru dalam sains kealaman, tentu fenomena ini layak bahkan harus diteliti sebelum ilmuwann asing berbondong datang meneliti.
Selanjutnya, untuk membagkitkan motivasi dan kecintaan santri terhadap ilmu pengetahuan, beliau memaparkan tentang teori ilmu jiwa menurut Ibnu Sina. Menurutnya, Ibnu Sina menggunakan tiga argumen untuk membuktikan keberadaan jiwa yaitu al-istimrar (keberlangsungan), aththabi'i (alamiah) dan manusia terbang. Pada dalil dan argumen kedua, Ibnu Sina bertumpu pada konsep gerak Aristoteles yakni gerak spontan dan gerak terpaksa. Gerak spontan merupakan gerak yang terjadi akibat hukum alam, misalkan batu yang kita pegang jika dilepas akan (spontan) bergerak jatuh, dan gerak terpaksa terjadi karena ada dorongan luar misalnya batu dapat bergerak ke atas jika dilemparkan. Akan tetapi  seekor merpati yang digenggam kemudian dilepas (tidak jatuh) akan terbang tinggi (padahal tidak dilempar) berarti ada sesuatu pada burung dan tidak ada pada batu dan sesuatu itu adalah jiwa, burung mempunyai jiwa, itulah dalil aththabi'iy dari Ibnu Sina tentang eksistensi jiwa.
Dalam gurauannya, teori eksistensi jiwa Ibnu Sina tersebut dapat dipakai untuk menjelaskan fenomena naiknya biaya STNK dan BPKB di negeri ini, “karena STNK dan BPKB di Indonesia bisa naik tanpa dinaikkan oleh pihak yang berwenang untuk menaikkan, alias STNK dan BPKB naik sendiri berarti STNK dan BPKB di Indonesia berjiwa” gurauan analogi tersebut serentak membuat para hadirin tertawa dan memberikan applause kepada sang penggagas Trensains.
Pada acara inti, beliau banyak mengupas tentang teori-teori sains kaitannya dengan pandangan dunia mekanik.  Menurutnya, teori-teori tersebut  merupakan teori yang cacat karena akan menuntun kita kepada gagasan kepensiunan tuhan, tuhan tidak lagi berperan sejak alam semesta ini diciptakan, layaknya sebuah jam yang berjalan sendiri dengan hukum mekaniknya dan jam tersebut akan rusak dengan sendirinya.  Lanjut pungkasnya, tentu hal ini perlu dikritisi oleh santri Trensains karena tidak sejalan dengan prinsip-prinsip akidah, gagasan kepensiunan tuhan tersebut  disebut deisme  yang mengisi pikiran manusia modern dan membawa manusia pada aneka krisis kemanusiaan.

 Di akhir presentasi beliau berpesan bahwa tugas para santri Trensains kedepan adalah membangun pandangan dunia holistik agar  para santri menjadi ilmuwan sejati, ilmuwan dengan al Qur’an dan filsafat yang kokoh  sebagimana visi besar konsep Pesantren Sains (Trensains)  yang digagasnya dan visi misi pendirian lembaga pendidikan setingkat SMA yang diberi nama  SMA Trensains. Sebagai penutup acara, sesi Tanya jawab pun dibuka, diluar dugaan  para santri  pun mengajukan pertanyaan yang mengejutkan, sehingga hal ini memberikan kebahagian tersendiri bagi Kyai Agus selaku penggagas Trensains, sebab  semakin hari perkembangan dan kekritisan para santri juga semakin meningkat. (Abdul Ghofur).

PENGUMUMAN PELAKSANAAN TES PENERIMAAN SANTRI BARU SMA TRENSAINS TEBUIRENG

PENGUMUMAN


Sehubungan dengan penyelenggaraan PSB Trensains Tebuireng gelombang I yang insyaAllah akan diselenggarakan pada:
Hari     : Ahad, 25 Desember 2016
Pukul  : 07.00 - 14.00 Wib.
Maka kami umumkan bahwa terdapat ralat info:
1        Penyelenggaraan tes PSB (Penerimaan Santri Baru) bertempat di Aula H. Achmad Bachir lt. 3, Gedung KH. Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng Pusat,  Alamat: Jl. Irian Jaya 10 Tebuireng Jombang Jatim.  (tidak  diselenggarakan di SMA Trensains Tebuireng).
2        Bagi peserta yg memerlukan penginapan sementara, bisa hadir  pada tanggal  24 Desember 2016. Info penginapan terdapat di Pesantren Tebuireng Pusat.
3        Bagi peserta yang belum memenuhi persyaratan administratif, bisa melengkapi pada hari H, dan yg belum mendapat kartu Peserta bisa menunjukkan bukti Transfer kepada panitia.
Adapun jadwal tes PSB gelombang I adalah sbb:

No.
Hari/tanggal
Pukul
Jenis tes
keterangan
1
Sabtu, 24 Des 2016 
07.00 - 14.00 wib
Tes wawancara
Bagi yang belum
(wawancara bersama panitia Pusat)
2
Minggu, 25 Des  2016
7.30 - 10.30 Wib
Psikotes

11.00 - 12.30 Wib
Tes akademik
Termasuk tes muatan lokal bahasa Arab
13.00 - 14.00 Wib
Tes Al Qur’an


Demikian pemberitahuan kami, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                               Jombang, 21 Desember 2016
                                                                                                Ketua panitia PSB sekolah,


                                                                                                Umbaran, SH.I


Gus Sholah: Trensains Dirintis untuk Indonesia, Islam dan Kemanusiaan

Trensains Online. Dalam kunjungan Djarot Saiful Hidayat ke Trensains Tebuireng, dia disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid beserta kepala Trensains, H. Ainur Rofiq. Sebelum acara dimulai, beliau bertatap muka dengan para santri Trensains. Acara inti diawali dengan pembacaan Al Quran dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama oleh Gus Sholah selaku pengasuh Pesantren Tebuireng.
Dalam hal ini, beliau menyampaikan bahwa tujuan kehadiran Pak Djarot beserta ibu dan rombongan kemari adalah untuk berziarah ke makam Mbah Hasyim dan putra-putranya. Kemarin pak Djarot juga berziarah ke makam Bung Karno di Blitar, dan akan berziarah ke makam Bung Tomo untuk memperingati hari pahlawan.
Trensains Tebuireng merupakan pesantren yang didirikan pada tahun 2013. Jadi kelas tiganya baru tahun ini, dan di Trensains lebih banyak santri putri daripada santri putra. Trensains adalah singkatan dari Pesantren Sains, yang merupakan usulan dari Dr. Agus Purwanto yang menuliskan buku Ayat-Ayat Semesta yang terkisar sekitar 800 ayat Al Quran dan berbicara tentang pengetahuan alam semesta.
Kemudian Dr. Agus memberikan bukunya ke Gus Sholah dan mengajak untuk mendirikan pondok Trensains. Dengan keterbatasan yang ada pondok Trensains ini berjalan sudah tiga tahun, dan pada tahun ini untuk pertama kalinya mengikuti Ujian Nasional (UN). “Kami berharap berjalan dengan baik, sehingga pondok sains ini bisa dikenal lebih luas,” ungkap Pengasuh Tebuireng.
Mencari murid bukanlah hal mudah, karena Trensains memiliki empat kelas setiap angkatan jadi terdiri dari 120 siswa, nyatanya mencari murid 100 saja sudah susah. Pada tahun kemarin banyak yang kurang memenuhi syarat. “Kalau kami memiliki prestasi yang baik dalam UN, kami harap akan lebih banyak anak-anak yang memiliki potensi akan kemari. Dan kami berharap dari apa yang kami rintis ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi bangsa Indonesia, bagi agama Islam dan bagi kemausiaan,” tutur Gus Sholah.
Sambutan yang kedua adalah dari Ainur Rofiq selaku kepala sekolah SMA Trensains, belaiu mengatakan bahwa Trensains memiliki visi yaitu lahirnya generasi pemegang teguh Al Quran, mencintai dan mengembangkan sains dan memiliki kedalaman filosfi Al Quran. Sehingga anak-anak kami di sini berpegang teguh pada Al Quran, begitu juga dengan akhlak. Untuk kurikulum yang digunakan adalah kurikulum Nasional dan dikombinasikan dengan kurikulum internasional (Cambridge), serta kurikulum Pesantren Tebuireng.
Dari tiga tahun berdirinya SMA Trensains, peserta didik mampu meraih juara di beberapa kompetisi tingkat Nasional dan Internasional. Olimpiade Matematika tingkat Nasional di Singgapura mendapatkan medali emas yang diraih oleh Himmayatussorofil Maulidia. Karya Tulis Ilmiyah (KTI) Al Quran Tingat Jawa-Bali yang dimenangkan Khurun dan Nanda yang diadakan di Universitas Erlangga, kemudian dalam bidang Fisika diwaliki Suci, ada juga prestasi olahraga tenis mewakili Jawa Timur dimenangkan oleh Amhad Firman Maulana, MTQ tingkat kabupaten Muhaimin Ilyas. Makalah  IPA Al Quran dimenangkan oleh Khurun. Dan masih banyak lain prestasi, terhitung 46 prestasi yang telah dicapai  dalam 3 tahun ini.
Dalam hal metodologi Trensains dibimbing langsung oleh Prof. Suyono dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), untuk konteks dan isi semua Dr. Agus dari Institut Tekonologi Sepuluh November (ITS).
_________________________________________________________________
Sumber : www.tebuireng.org
Pewarta : Nazhatuz Zamani
Editor : Masnun Muhammad
Publisher : Masnun Muhammad