BEASISWA PRESTASI SMA TRENSAINS TEBUIRENG TAHUN 2015

SMA Trensains Tebuireng kembali menyiapkan Beasiswa bagi Lulusan SMP/MTs baik Negeri maupun Swasta berupa BESASISWA PRESTASI selama 3 tahun yang akan  dicetak untuk menjadi seorang ulama sekaligus ilmuwan.
Apa itu Trensains?
Trensains (Pesantren Sains) adalah konsep sekolah yang tidak menggabungkan materi pesantren dengan ilmu umum sebagaimana pesantren modern. Trensains mengambil kekhususan pada pemahaman al Qur'an, al Hadist dan Sains kealaman (natural science) dan interaksinya. Poin terakhir, interaksi antara agama dan sains merupakan materi khas Trensains yang tidak ada pada pesantren modern.
Bagi santri Trensains, kemampuan bahasa arab dan inggris menjadi prasyarat dasar, selain para santri juga dituntut mempunyai kemampuan nalar matematik dan filsafat yang memadai.
proyeksi kedepan bagi para alumni TRENSAINS adalah ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis al qur'an yang kokoh.
 Apa keunggulan SMA Trensains Tebuireng?
  1.  Menggunakan sistem kredit semester (SKS)
  2. Menerapkan 3 kurikulum sekaligus (kurikulum Adaftif) yaitu: kurukulum internasional, kurikulum nasional, dan kurikulum kearifan pesantren.
  3. Memiliki Konsultan Ahli yang berkompeten dibidangnya yaitu Agus Purwanto, D.Sc dosen ITS alumnus Universitas Hirosima Jepang beliau adalah penulis buku AAS (ayat-ayat semesta) dan NAAS (nalar ayat-ayat semesta) yang mengupas interaksi antara ayat-ayat kauniyah dengan sains kealaman dan Prof. Dr. Suyono, M.Pd dekan FMIPA UNESA.
  4. Kegiatan pembelajaran mengedepankan pemahaman ayat-ayat kauniyah yang bersumber dari al Qur'an dan al Hadist
  5. Memiliki Program Arabic Camp dan English Camp yang dibina oleh tutor yang berpengalaman
  6. Memiliki  Program FISMAT Camp (Fisika dan Matematika) yang dibina langsung oleh Agus Purwanto, D.Sc. program ini merupakan program matrikulasi sebagai basic pengetahuan untuk santri yang lolos seleksi sebelum masuk pembelajaran utama.
Apa target Lulusannya?
1.         Target Jangka pendek yaitu mengantarkan santri trensains masuk PTN favorit seperti: ITB, ITS, UI, UGM, UNAIR, IPB, UIN YOGYAKARTA, UIN MALANG, UNPAD, UNDIP, dll.
2.         Target jangka panjang yaitu mencetak santri yang mempunyai basis al Qur'an, al Hadist dan filsafat yang kokoh dalam semua profesi terutama ; ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter. 

Segera daftarkan diri anda!
·       Waktu pendaftaran Gelombang II : 25  Pebruari - 30  April 2015
·       Seleksi : 24 Mei 2015. Bagi yang Lulus akan diterima dengan 2 kategori yaitu:  1) kategori beasiswa selama 3 tahun (untuk peringkat I sampai X) dari peserta tes gelombang I dan II    2) kategori biaya mandiri.
·       informasi  lebih lanjut dapat menghubungi kami di : 085730555995, 085854467893. email : smatrensains@tebuireng.net
·       Pendaftaran online (klik)



Waspadai Penipuan Via Telepon Atas Nama Pesantren Tebuireng

Jombang, Muslimedianews.com ~ Sejak Jum’at (13/3/2015) lalu, Pondok Pesantren Tebuireng dikejutkan dengan telpon dengan modus santri sakit dan memeras wali santri dengan dana yang tidak sedikit.
Pelaku menelepon walisantri mengabarkan bahwa putra/putrinya sedang dalam keadaan darurat di rumah sakit, baik penyakit dalam maupun penyakit sebab kecelakaan. Seperti yang disampaikan Ustadz Amin Muthohar, Pembina Kamar KH. Saifudin Zuhri 203.
Dia mendapatkan sms dari walisantri yang mengaku telah mentransfer uang sebesar 1 juta rupiah kepada seseorang yang mengaku dari pihak pesantren, Senin (16/3/2015) kemarin. Orang itu mengabarkan bahwa anak walisantri tersebut yang bernama Muhammad Aan, Santri SMP A. Wahid Hasyim, telah jatuh dari lantai 3 wisma dan membutuhkan dana untuk pengobatan darurat. 
“Dia itu pakek nomor telepon tiga kali denga satu jenis operator tapi beda nomornya,” ungkap Ustadz Amin. Hal yang sama juga terjadi pada beberapa santri lain. Menurut penuturan dari Ustadzah Vevi Alfi, beberapa hari ini khususnya hari Jum’at lalu terjadi lima kali kejadian penipuan. Namun pihak pengurus Pesantren Tebuireng Putri tanggap untuk langsung memberikan informasi penipuan. 

“Untung saja sejak kejadian pertama walisantri yang menjadi korban dan pihak pesantren terus saling memberi informasi, sehingga nggak ada yang kena,” ungkap Mahasiswi Ma’had Aly Tebuireng tersebut. 
Selain itu penipuan yang sama juga melanda SMA Trensains Tebuireng 2 di Jombok Ngoro Jombang. Ustadz Tendika, Waka Bidang Kesiswaan SMA Trensains mengatakan bahwa santriwati berinisial H.N.A.K. juga menjadi korban dengan modus santri terpeleset di kamar mandi Hingga gagar otak lalu pelaku meminta uang biaya oprasi kepada walisantri sebesar 17 juta rupiah. 
Selain santri SMP dan santriwati Pesantren Putri Tebuireng, dan SMA Trensains hal serupa juga melanda Robith al-Hannan, santri kelas 3 Mts Salafiyah Syafi’iyyah kamar Haji Kalla 201. Kerugian yang ia dan keluarga alami mencapai 20 juta. Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mengabarkan bahwa Hannan kritis di rumah sakit sebab kecelakaan parah.
Ustadz Syamsul, Sekretaris Pondok Pesantren Tebuireng ketika dikonfirmasi via WhatsApp menerangkan bahwa kejadian ini memang sangat menggemparkan Tebuireng. Pasalnya kejadian ini tidak pernah terjadi sebelumnya. 
“Kita masih menyelidiki belum ada kepastian. Karena ada beberapa kemungkinan.”, ungkap Ustadz Syamsul. Dia juga menegaskan bahwa pelaku tidak sendirian melainkan berkelompok, laki-laki dan perempuan. “Masyarakat khususnya walisantri harus berhati-hati, karena modus mereka akan membuat korban panik dan tanpa sadar mentransfer uang”, tambahnya. (NU Online)



MEMBUKA APLIKASI ISLAMISASI SAINS ALA ILMUWAN ITS SURABAYA

MEMBUKA APLIKASI ISLAMISASI SAINS ALA ILMUWAN ITS SURABAYA
oleh: Abdul Ghofur
Gus Pur itulah panggilan akrab Ustadz Agus Purwanto, D.S.c  Ilmuwan asal  ITS Surabaya alumni Universitas Hirosima Jepang, beliau adalah penggagas berdirinya Trensains (baca: Pesantren Sains). Trensains merupakan suatu gagasan peradaban dan gagasan pemikiran islamisasi sains, Trensains lahir ditengah-tengah tumbuh suburnya paham liberalisme, atheisme, dan komunisme pada pandangan global, tak terkecuali pengembangan sains modern yang tidak bisa lepas dari pengaruh paham-paham tersebut.
Infeksi  paham liberalisme, atheisme, dan komunisme ternyata telah memisahkan konsep-konsep Al Qur’an dengan dunia Sains. Sains seakan-akan tidak ada hubungannya dengan Al Qur’an begitu pula Al Qur’an seakan-akan tidak ada interaksinya dengan Sains. Pengembangan sains nyaris telah memisahkan sendi-sendi kehidupan, masyarakat modern yang terlahir dari pengembangan sains telah memiliki madzab baru yaitu mazdab Saintifik yang telah memisahkan hubungan harmonis antara agama dan sains.
Al Qur’an yang terdiri dari 113 surah dan 6666 ayat ternyata lebih dari 800 ayat yang membicarakan tentang Sains, jumlah ini justru lebih besar dari pada ayat yang membicarakan tentang Fiqih yang berjumlah tidak sampai mencapai 200 ayat. Jika para ilmuwan sains menganggap konsep agama itu terpisah dengan sains, maka anggapan ini perlu kita pertanyakan. Karena jumlah tersebut sudah menggambarkan adanya pola interaksi antara Al Qur’an dengan sains itu sendiri.
Lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia pada umumnya hanya menerima dan mengajarkan sains apa adanya, rumusan-rumusan Kompetensi Dasar (KD) dalam kurikulum belum mengambarkan pola-pola interaksi dengan agama/Al-Qur’an. Hal ini juga terjadi pada lembaga-lembaga  pendidikan islam dan Pondok Pesantren. Hukum kekalan energi yang mengatakan bahwa energi itu kekal tidak dicipta dan tidak dapat dimusnahkan disampaikan begitu saja tanpa ada penjelasan lebih lanjut pada  lembaga-lembaga  pendidikan islam dan Pondok Pesantren, lalu bagaimana dengan konsep rukun iman kita?
Sudah saatnya lembaga-lembaga  pendidikan islam dan Pondok Pesantren kembali kepada sains islam, sains yang tidak dipisahkan dengan Al Qur’an, karena sudah terbukti infeksi liberalisme, atheisme, dan komunisme dalam dunia sains telah membawa petaka, kerusakan, dan tragedi kemanusiaan yang sangat besar.
Aplikasi Islamisasi sains (Trensains) harus terinstall dengan baik pada lembaga-lembaga  pendidikan islam dan Pondok Pesantren. Sains harus dikembangkan dengan konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi  islam yang mengacu pada Al Qur’an.
Ontologi sains Islam memandang bahwa realitas bukan hanya materi (QS. Al-Haqqah ayat 38-39), aksiologi sains islam telah menjadikan manusia semakin tunduk, dekat, dan takut kepada Allah, serta semakin takjub dengan pola-pola ciptaannya (QS. Fathir ayat 27-28), sedangkan epistemologi islam mengatakan bahwa ada tiga piranti manusia yang dapat digunakan untuk memperoleh pengetahuan (QS. Al- Nahl ayat 16), bukan sekedar metode ilmiah yang digunakan dalam dunia sains tetapi juga Fuad sebagai salah satu pirantinya. Dengan demikian gagasan trensains harus mampu mengikis habis infeksi paham liberalisme, atheisme, dan komunisme dalam pengembangan sains kedepan. 

MEMBUKA CAKRAWALA KEDOKTERAN BERSAMA DR. JIMMY (DOKTER SPESIALIS JANTUNG ASAL HONGKONG)

Dukungan moral, spritual, material, bahkan keilmuan telah mengalir ke Trensains Tebuireng. Belum genap satu bulan Prof. Dr.Eng. Mikrajuddin Abdullah memberikan kuliah umum tentang teknologi nano kepada para santri Pesantren Tebuireng 2 SMA Trensains dan Lina van Gassel guru yang datang dari Jerman untuk beraktualisasi di Trensains, kini tawaran dari luar negeri tepatnya dari Hongkong untuk mengulas tentang ilmu kedokteran.
Beliau adalah Dr. Jimmy, Dokter spesialis Jantung yang akan membedah keilmuannya untuk para santri Tebuireng 2. Menurut paparan dokter asal Hongkong tersebut, bahwa para santri perlu mendapatkan wawasan yang lebih tentang keilmuan sains termasuk bidang bidang kedokteran, beliau akan mengagendakan acara tersebut pada 22 Juni 2015 bersama Tim dokter yang dibawa dari Hongkong.
SMA Trensains adalah salah satu lembaga pesantren yang berkomitmen untuk mempersiapkan para santri untuk menjadi calon-calon ilmuan, teknolog, dan dokter yang memiliki basis agama yang kuat. sehingga bermunculan ulama salaf yang juga mumpuni dalam bidang sains kealaman.
Berkaitan dengan komitmen tersebut, SMA Trensains Tebuireng menjadwalkan kuliah umum bersama para ilmuan  dalam bidang sains kealaman dari berbagai Universitas juga dokter-dokter ahli. Agenda tersebut akan dilaksanakan 6 (emam) kali dalam satu tahun. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membuka cakrawala keilmuan, motivasi, juga menanamkan kecintaan santri terhadap al Qur’an. Sehingga generasi Qur’ani yang kokoh dan juga mumpuni dalam bidang sains akan banyak dihasilkan di SMA Trensains * (Abd. Ghofur).


LOWONGAN PEKERJAAN

PENGUMUMAN
Assalamualaikum, Wr. Wb.
Yayasan Hasyim Asy'ari  Pondok Pesantren Tebuireng 2 Jombang, membuka kesempatan kepada saudara/i untuk bergabung berkhidmat  menjadi bagian dari lembaga kami sebagai Tenaga Pendidik di Pondok Pesantren Tebuireng 2. Adapun informasi lebih lanjut silahkan downlod link berikut ini:
1. Pengumunan (klik) atau (Klik)
2. Contoh Format Lamaran (klik) atau (Klik)
lamaran paling lambat kami terima tanggal 20 Mei 2015.
lamaran dapat dikirim langsung ke alamat sekolah:  Jl. Jombang-Pare KM. 19 Jombok Ngoro Jombang atau Kantor bidang Pendidikan Pesantren Tebuireng: Gedung Yusuf  Hasyim Lt. 2  Jl. Irian Jaya No. 10 Tebuireng Jombang atau melalui email: smatrensains@tebuireng.net.
Wassalamualaikum, Wr.Wb.

                                                                                                        Jombang, 2 Maret 2015
                                                                                                        ttd,

                                                                                                       Admin Trens

Keterangan: 
Mohon maaf karena banyaknya pendaftar yang mengikuti tes dari masing-masing mapel, maka pendaftaran kami tutup tanggal 17 Mei 2015. untuk sementara kami tidak menerima pendaftar baru. untuk  seleksi tahap II akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Mei 2015.

                                                                                                     Jombang, 16 Mei 2015
                                                                                                     ttd,
                                                                                                    Kepala Sekolah