Agenda Kuliah umum Santri Trensains bersama ilmuwan ITS Surabaya

smatrensains.sch.id – Komitmen SMA Trensains dalam mengembangkan visi misinya semakin nyata. Dalam misinya, SMA Trensains menghendaki santrinya memiliki kemampuan sains berbasis  Al Qur’an yang  dapat dicetak sebagai seorang ilmuwan, dokter, teknolog, dan bidang sains yang lain.
Program kuliah umum merupakan program yang dilakukan secara terstruktur dengan menghadirkan  para ilmuwan, dokter spesialis, dan guru besar baik dari dalam maupun luar negeri. Pada pertengahan Agustus mendatang SMA Trensains akan kedatangan rombongan dokter spesialis dari Hongkong yang akan membedah ilmu kedokteran untuk para santri. Acara tersebut diketuai oleh Dr. Jimmy sekaligus  salah satu tim dokter ahli.
Untuk meningkatkan motivasi para santri, pihak sekolah mengadakan kuliah umum dengan para ilmuwan asal Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) surabaya. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2015 di gedung Seni Jurusan Fisika ITS Surabaya, dengan nara sumber Prof. Dr. Sumarsono, Prof. Dr. Zainuri, Prof. Dr. Rer-Nat. Bagus Jaya Santosa, dan Dr. Eko Winarno.
Dalam kesempatan itu, nara sumber memaparkan materinya secara bergantian dengan berbagai macam topik seputar sains dan aplikasinya dalam kehidupan. Mulai dari bagaimana cara membuat garam rendah natrium  yang digunakan untuk penderita darah tinggi sampai pada pembahasan tentang geofisika dan aplikasi fisika material untuk industri pertahanan.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para santri, para santri mengaku sangat termotivasi untuk belajar lebih lanjut tetang materi yang telah disampaikan oleh nara sumber.  Misbahul Lail kadam dan M. Yusril Izzah Masturi keduanya adalah santri yang sangat termotivasi dengan diadakannya acara kuliah umum bersama ITS, keduanya mengaku sangat termotivasi pada saat pembahasan geofisika dan fisika materi, bagi mereka wawasan seperti ini tidakan akan didapatkan di tempat yang lainnya.
Sedangkan untuk mengevaluasi tingkat ketercapaian  santri dalam program kuliah umum. Pihak sekolah menghubungkannya dengan program B-UP (books Upgrading) yang mana para santri akan mengikuti ujian B-UP  di akhir semester. Ujian B-UP tersebut selain  mengevaluasi  wawasan dan keterampilan membaca  juga menayakan konten-konten  materi kuliah umum. (penulis: Abdul Ghofur).