UPGRADE YOUR TEACHING SKILL



DIKLAT PENINGKATAN KOMPENTENSI GURU MIPA SMA TRENSAINS TEBUIRENG
“UPGRADE YOUR  TEACHING SKILL”.
Oleh : Abdul Ghofur
A.    Latar Belakang

SMA Trensains Tebuireng adalah lembaga pendidikan perwujudan gagasan proyek peradaban yang dicetuskan oleh fisikawan muslim Agus Purwanto, D.Sc dan KH. Salahuddin Wahid. Sebuah gagasan untuk  menjadikan al Qur’an sebagi basis epistemologi dalam pengembangan ilmu pengetahuan kemudian dimplementasikan kedalam setiap aktivitas pembelajaran di SMA Trensains Tebuireng.
Dalam rangka mewujudkan gagasan tersebut, sekolah telah melakukan berbagai macam upaya antara lain;  menyusun kurikulum adaptif yang  didalamnya memuat pola interaksi antara al Qur’an dan sains dalam setiap pembelajaran MIPA, merancang program-program peningkatan kopetensi bahasa asing (arab dan inggris), merancang kompetensi dasar  kelompok mata pelajaran pesantren sains (MPKPS) sebagai mata pelajaran tool of Trensains, merancang dan melaksanakan program Camp sebagai program matrikulasi bidang  matematika dasar dan bahasa asing, menjalin kemitraan dengan beberapa PTN, menjalin kemitraan peningkatan mutu dengan Cambridge University, dan melaksanakan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu lulusan.
SMA Trensains Tebuireng memiliki cita-cita untuk melahirkan generasi yang dapat  mengembangkan sains dan al Qur’an sebagi basis pengembangannya. Untuk itu sekolah perlu menyediakan lingkungan bagi berkembangnya sikap ilmiah, berfikir logis-filosofis dalam  rangka untuk mengkaji alam  dengan berbagai fenomenanya.
Cita-cita tersebut akan tercapai jika para pendidik di SMA Trensains Tebuireng mampu  menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, mampu mengembangkan sikap ilmiah santri, dan menguasai berbagai macam metodologi pengajaran. Untuk itu diperlukan guru yang profesional.
Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Berdasarkan keprofesionalannya, guru dapat dibedakan  menjadi dua golongan  yang guru yang profesional (walau dia tidak tersertifikasi) dan guru yang belum profesional (termasuk yang tersertifikasi). 
Kompetensi profesional merupakan kemampuan yang berkaitan dengan penguasaan materi pembelajaran bidang studi secara luas dan mendalam yang mencakup penguasaan substansi keilmuan yang menaungi materi kurikulum, serta menambah wawasan keilmuan sebagai guru. Indikator esensial dari kompetensi ini meliputi : (1) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah, (2)  memahami struktur, konsep, dan metode keilmuan yang koheren dengan materi ajar, (3) memahami hubungan konsep antar mata pelajaran terkait, dan (4) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk membentuk guru yang profesional di lingkungan SMA Trensains, sekolah memadang perlu untuk selalu melakukan upgrade kompetensi guru, baik melalui kegiatan Training of Trainers (TOT) ayat-ayat semesta, studi banding ke sekolah maju, dan diklat peningkatan mutu sekolah. Sedangkan dalam rangka untuk melatih para guru agar  memiliki  keterampilan mengajar yang baik, mampu mengidentifikasi miskonsepsi santri, dan mampu mengenali gaya belajar santri. SMA Trensains menyelenggarakan diklat peningkatan kompetensi guru dengan tema “ Upgrade your  teaching skill”. Kegitan tersebut difasilitasi oleh tim dari FMIPA Unesa selaku lembaga mitra SMA Trensains Tebuireng.


B.     Tujuan Kegiatan
            Tujuan kegiatan diklat peningkatan kompetensi guru adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan wawasan tentang bagaimana cara membangun konsep berparadigma inquiri ilmiah dan nested kepada guru.
  2. Memberi pelatihan tentang bagimana cara mengembangkan dan membuat worksheet dengan paradigma inquiri ilmiah dan nested kepada para guru.
  3. Memberikan wawasan bagaimana cara mengidentifikasi miskonsepsi siswa.
  4. Memberikan wawasan tentang gaya belajar serta bagimana cara mengidentifikasinya.
  5. Memberi pemahaman tentang literasi matematika dan sains kepada para guru.
  6. Melatih bagaimana cara membuat soal PISA-like.