SANTRI TRENSAINS NGAJI PERSENJATAAN MILITER BERBASIS TEKNOLOGI NANO

Trensains online. SMA Trensains kembali mengadakan program kuliah umum yang ke-9 dengan tema” Teknologi Nano Sebagai Basis Pengembangan Teknologi Pertahanan”, Acara tersebut diselenggarakan di gedung Yusuf Hasyim lantai 3 pada tanggal 30 Januari 2016.
Kuliah umum ini menghadirkan ahli bahan komposit material Institut Teknologi Sepuluh Nopember Dr. Mohammad Zaenuri  yang saat juga menjabat sebagai Sekretaris Pusat Penelitian Nano Teknologi dan anggota Kapal Perang Nasional. Doktor bidang nano ini menjelaskan potensi sumber daya alam Indonesia yang sangat melimpah, dan bagaimana cara kita untuk menjaga sumber daya alam tersebut.
Dalam kesempatan ini, beliau juga  memaparkan tentang pentingnya teknologi nano kaitannya dengan industri pesenjataan nasional, pasalnya  Indonesia  saat ini membutuhkan teknologi pertahanan yang mumpuni untuk menjaga potensi-potensi kekayaan alam  dan juga mengingat banyaknya alutsista milik Indonesia yang sudah berumur tua yang  perlu segera diremajakan. Teknologi nano merupakan teknologi tepat guna dan sekaligus teknologi strategis yang perlu dikembangkan dalam persenjataan militer kita, semisal pada pesawat anti radar, pesawat tanpa awak, roket anti radar, dll. Bahkan dalam pernyataannya sekarang ini salah satu mahasiswanya sedang mengembangkan teknologi perang anti radar berbahan dasar ketela pohon sebagai bahan nano teknologinya.
Menurutnya, Indonesia perlu mengkader generasi muda agar mampu mengelolah potensi yang ada. Pengkaderan yang baik dapat melalui kegiatan pendidikan yang baik, kegiatan pendidikan yang   baik adalah kegiatan pendidikan yang bermakna, semisal pada pengajaran fisika yang tidak sekedar menghafalkan rumus-rumus yang ada, tetapi rumus-rumus tersebut perlu dimaknai sedemikian rupa sehingga memberikan pemahaman yang benar.
Kuliah umum kali ini dikemas dengan sangat menarik dan interaktif, sehingga terjadi dialog antara santri dengan sang doctor. Para  santri sangat antusias mengikuti  kuliah umum ini dan tidak sedikit dari santri yang terinspirasi dengan kehadiran sang doctor tersebut.
Di penghujung acara beliau berpesan agar santri menjadi orang yang cerdas, beriman, dan juga kaya. Artinya cerdas dan beriman adalah pintar dan juga bermanfaat untuk orang lain, sedangkan  kaya  artinya  mampu mendanai penelitian-penelitian yang ada sehingga kita akan menjadi Negara yang maju dan mandiri.
Kegiatan kuliah umum ini merupakan program khusus SMA Trensains Tebuireng dengan tujuan untuk membuka wawasan keilmuan serta membangkitkan kecintaan akan ilmu pengetahuan dikalangan para santri. Kegiatan ini direncanakan eman kali dalam satu tahun dengan menghadirkan para ilmuwan, guru besar, dan kalangan professional lainnya.
SMA Trensains Tebuireng merupakan salah satu unit di Pesantren Tebuireng yang menekankan  sains pada kurikulumnya, dan  menjadikan al Qur’an sebagai kajian utama dalam pembelajaran sains, sehingga kegiatan kuliah umum merupakan salah satu strategi untuk membangkitkan motivasi para santri  dan sekaligus strategi untuk menginspirasi para santri agar  memiliki sikap dan  budaya ilmiah sebagai perwujudan visi-misi sekolah (Abdul Ghofur).