SANTRI TEBUIRENG 2 MERAYAKAN IDUL ADHA DITENGAH PANDEMI



www.smatrensains.sch.id-
 Pandemi Covid-19 tidak mencegah Santri Tebuireng 2 merayakan hari raya idul Adha 1441 Hijriah (31/07/2020). Runtutan perayaan Idul Adha diawali dengan takbiran bersama, lalu shalat Id di masjid Tebuireng 2. Acara dilanjutkan pengolahan  daging qurban dengan cara dibakar oleh para santri Tebuireng 2.

“ Berbeda dengan perayaan Idul Adha seperti pada tahun sebelumnya. Para santri yang merayakan Idul Adha di Tebuireng 2 tahun ini harus melalui karantina terlebih dahulu. Dan para santri yang sudah dikarantina di Tebuireng 2 hanya sebagian dari kelas XII SMA Trensains dan kelas IX SMP Sains. Karena jumlah santri yang minim, tentu bepengaruh pada kemeriahan perayaan Idul Adha. Seperti yan biasanya ada lomba takbiran tapi sekarang takbirannya menjadi seadanya. “

“ Meskipun merayakan Idul Adha kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan guna mencegah Covid 19. Diantaranya menjaga jarak minimal 1 meter, menggunakan masker dan menjaga kebersihan tubuh.” Tutur Ustadzah Zahrotul Anisah selaku salah satu dewan asatidzah yang menjadi bagian tim satgas Covid 19.

Meskipun harus menjalakan hari raya Idul Adha dalam kondisi pandemi tetap tidak mengurangi kehidmatan dalam menjalakannya. Seperti takbiran dan pembakaran daging qurban dilakukan para santri dengan semangat dan tetap menjaga protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“kami merayakan Idul Adha tahun ini, merasa sangat beruntung. Karena masih dapat merayakan Idul adha di tahun-tahun terakhir bersama teman-teman. Dan tidak semua santri Tebuireng 2 dapat merasakannya. Karena hanya sebagian dapat kembali ke pesantren. Kita harus tetap semangat meski dimasa pandemi  seperti ini. Kita juga sudah menerima pembelajaran tentang sains kealaman. Walaupun pandemi ini sangat berpengaruh pada kehidupan, namun semua musibah tentu ada hikmahnya. “ terang Amel dan Yasmin siswi SMP Sains.

Kami para santri mendoakan pandemi di negri ini segera berakhir sehingga kita dapat merayakan hari raya selanjutya dengan normal.

Pewarta:  ila