A. Pendahuluan

Pendidikan diera revolusi industri 4.0 sudah menjadi sebuah kebutuhan primer, kebutuhan yang mutlak dalam memenangkan suatu persaingan di masa yang akan datang. Terlebih lagi pendidikan dengan mutu yang tinggi merupakan senjata generasi muda sekarang ini untuk memenangkan perang melawan tantangan zaman. Kesadaran untuk meraih masa depan yang cemerlang inilah yang mendorong masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik dan bermutu.

Lulusan sekolah menengah atas mempunyai banyak pilihan dalam melanjutkan hidupnya. Ada yang memilih untuk bekerja, namun ada pula yang memilih untuk terlebih dahulu membekali diri dengan kemampuan agar dapat meraih apa yang dicita-citakannya. Dengan demikian mereka harus melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun sayangnya, perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri yang disubsidi pemerintah sangatlah terbatas sehingga persaingan yang harus dihadapi untuk mendapat kursi di suatu PTN sangatlah berat. Puluhan ribu lulusan SMA harus bersaing setiap tahunnya untuk dapat mengenyam suatu pendidikan di kursi yang membanggakan itu.

Karena jumlah peminat yang sangat banyak, persaingan terjadi dengan sangat ketat. Hanya 30% dari puluhan ribu peserta SBMPTN setiap tahunnya yang dapat mengenyam kursi PTN. Hanya para calon peserta SBMPTN yang telah memiliki persiapan yang matang yang dapat lulus dari ujian ini. Ada banyak faktor yang menyebabkan peserta kurang berhasil, antara lain tidak terbiasanya sebenarnya tidak perlu.

Berdasarkan fenomena tersebut, maka SMA Trensains memandang perlu untuk mempersiapkan lulusannya agar dapat bersaing untuk dapat mengantarkan para siswanya agar dapat tembus ke Perguruan tinggi kususnya PTN. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut SMA Trensains Tebuireng merancang sebuah program untuk mempersiapkan hal tersebut.

Disisi yang lain, adanya perubahan sitem penilaian UTBK mulai tahun 2019, yang semula menggunakan sistem skoring yang berubah menjadi sistem IRT (Item Response Theory) memerlukan strategi bimbingan khusus dalam rangka untuk mengantarkan para siswa  menuju PTN yang berkualitas, Sehingga SMA Trensains Tebuireng perlu menyelenggarakan program bimbingan intensif yang mengarah pada suksesnya para alumni untuk menembus berbagai jurusan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seperti UI, UGM, ITB, ITS, Unair, ITK, Unesa, dan lain sebagainya.

Program sebagaimana yang dimaksud selanjutnya diberi nama “ Program Intensif Tersetruktur (PIT)” yang dilakukan secara terencana dalam rangka mempersiapkan para siswa untuk menghadapi UTBK-SBMPTN, UM-PTKIN, serta Jalur mandiri tahun 2022. Program ini dirancang secara khusus dan terstruktur yang terdiri dari tiga sesi bimbingan dalam satu hari, Clinic Pembelajaran, Konsultasi Siswa (Konsis), dan Try Out berkala agar para santri dapat menguasai soal-soal tes dengan mudah dan cepat. Selain itu Program ini dimaksudkan untuk mensukseskan  salah satu misi sekolah dalam jangka pendek.

B. Tujuan Program

Berikut ini adalah tujuan Program Intensif Terstruktur (PIT) :

  1. Memetakan Potensi siswa secara akademis sesuai dengan kondisi yang sebenarnya melalui kegiatan Try Out.
  2. Berdasarkan data pemetaan, sekolah melakukan peningkatan Kemampuan siswa kaitannya dengan persiapan tes UTBK-SBMPTN, UM-PTKIN, dan Ujian Jalur Mandiri melalui kegiatan KBM yang dilakukan secara intensif dan terstruktur.
  3. Memberikan pelayanan secara personal dan konsultasi secara efektif kaitannya dengan pemilihan jurusan di PTN melalui kegiatan Konsis.
  4. Upaya untuk meningkatkan daya serap lulusan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).