Kuliah Umum Perdana: Trensains Proyek Peradaban

smatrensains.sch.id-Sebagai seorang santri tak hanya mampu menjawab persoalan agama, tapi seorang santri juga harus mampu menjawab tantangan zaman. Satu diantara tantangan zaman yang dimaksud adalah perkembangan sains modern, karena sains tidak bisa lepas dari kehidupan, mau tak mau kita harus terjun dalam kontribusi perkembangan sains atau hanya diam terkena dampak dari perkembangan sains.

“ Lalu bagaimana santri Trensains bisa menghadap semua ini?” hal ini terungkap dalam kuliah umum bertajuk “ Trensains Proyek Peradapan ” Sabtu(03/03/2021). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Masjid Salahuddin Al-Ayyubi dengan pembicara Prof. KH. Agus Purwanto, D.Sc. beliau adalah guru besar ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) bidang teoritik sekaligus pengagas SMA Trensains.

Saat ini perkembangan sains modern begitu pesat, banyak ilmuwan-ilmuwan yang ternama. Namun, sayangnya ilmuwan tersebut mayoritas berasal dari ilmuwan nonmuslim. Satu diantara contoh perkembangan sains modern adalah : Teleskop Hubble, Super K dan rekayasa genetik (cloning).

Sains modern tentu akan menjadi masalah yang besar apabila interaksi yang terjadi antara alam, manusia dan tuhan hanya semata melibatkan interaksi alam dan manusia, tanpa melibatkan peran tuhan. Seperti teori kekalan materi yang sudah kita pelajari dari bangku SMP/MTS ” materi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan” jika kita telaaah hal ini tentu menyimpang dari rukn iman yang pertama, iman kepada Allah dan rukun iman kelima , iman kepada hari akhir.

Apa jadinya jika generasi mendatang melahap teori ini tanpa landasan agama ? mungkin saja yang terjadi adalah menafikan tuhan dan kekuasaannya. Disini peran pesantren dibutuhkan guna memberikan pemahaman berupa landasan agama yang kuat. Di Indonesia terdapat banyak pesantren ternama dan hebat yang mencetak kader kader ulama besar dan terkenal. Mereka mempelajari berbagai hal mulai dari politik, dinamika sosial, ekonomi dan agama. Namun mereka tak pernah membahas tentang teknologi dan sains seperti dari mana laptop yang kita pakai berasal. Lalu bagaimana agar interaksi alam, manusia dan tuhan bisa terjadi? Maka lahirlah Trensains sebagai proyek peradaban.

Apa itu Trensains?

Trensains adalah pesantren sains yang memiliki interaksi antara Al-Quran dan sains. Trensains hadir di tiga tempat yaitu SMA Trensains Tebuireng Jombang, SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dan kelas Trensains di Yogyakarta. Trensains ini didirikan karena memiliki visi dan misi yang mulia satu diantaranya yaitu mencetak kader ulama yang memliki kedalaman filosofis sera mampu membangun peradaban yang memiliki interaksi sains dengan al-quran.

Dalam surah Fatir ayat 27-29 dijelaskan bahwa ulama dalah orang yang memahami hokum agama, social maupun alam. Hal ini sejalan dengan harapan Dr. (H.C) Ir. KH. Salahuddin Wahid (Alm.) atau yang biasa di panggil Gus Salah dan Prof. KH. Agus Purwanto, D.Sc. selaku penggagas dan pendiri SMA Trensains, bahwa 100 tahun mendatang lahir pemegang nobel dari Trensains, karena tanpa sains kita tidak kan mampu mengelolah sumber daya alam dan tanpa sains kita hanya kan menjadi konsumen dari negara negara maju.

 

Selamat datang di Trensains.

Selamat menyongsong peradaban baru.  

.......................................................

Pewarta Tim-Go Pro 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *