Peran Pesantren dalam Mencetak Karakter Remaja di Era Milenial

Saat ini kita berada di era milenial atau dikenal dengan era modernisasi. Perkembangan teknologi yang kian pesat telah membawa banyak dampak positif maupun negatif terhadap segala kehidupan.

Di era milenial ini, pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan khususnya terhadap remaja yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa. Karakter ini mencerminkan kepribadian seseorang, baik atau buruknya seseorang dilihat dari karakter ia dalam bersosialisasi.

Kondisi remaja saat ini sangat memprihatinkan. Seringkali kesibukan orang tua menjadikan anak kurang perhatian dan ia akan mencari kebebasan di luar sana. Kurangnya pendidikan agama yang diberikan kepada anak serta ditambah dengan masuknya budaya asing dapat dengan mudah menjadikan anak terjerumus dalam pergaulan bebas.

Pergaulan bebas yang dimaksud seperti pacaran, narkoba, balapan liar, diskotik dan lain-lain. Tak heran jika terkadang anak sering melawan orang tua.

Disinilah peran pesantren sangat dibutuhkan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan untuk menuntut ilmu bagi para santri. Pendidikan di pesantren berlandaskan pada kitab-kitab karya cendekiawan di zaman pertengahan serta Al-Quran dan Hadist. Kitab-kitab ini menjadi sumber ilmu, satu diantara kitab yang dimaksud adalah Adabul Alim wa Al-Mutaalim yang membahas tentang etika seseorang.

Kemandirian, kerja keras, keuletan, kejujuran dan akhlakul karimah sangat ditekankan di pesantren. Para santri dibina jiwanya, dididik nuraninya dan diajarkan sikap tawadlu’ (rendah hati). Hal ini dapat membentuk pribadi santri hingga hari tua.

Maka peran pesantren memang benar-benar dibutuhkan guna mencetak kader-kader remaja bangsa yang berakhlakul karimah dan menghargai semua orang.

Oleh: Aufa Faiza/XI Sains 4 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *