Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid-19, Pesantren Tebuireng Lakukan Ini Pada Akhir Tahun Ajaran

smatrensains.sch.id- Setelah mukim di Pesantren selama 8 bulan, dan setelah menuntaskan Penilaian Akhir Tahun (PAT), santri PesantrenTebuireng diperbolehkan untuk kembali ke kampung halaman selama 2 bulan. Hal ini tentunya disambut dengan gembira oleh para santri yang tidak sabar untuk kembali bertemu dengan keluarga dan teman di rumah. Perpulangan ini akan sangat mengobati rasa rindu, karena selama 8 bulan terakhir orang tua dan kerabat tidak boleh sambang atau mengunjungi santri di pondok, untuk mengurangi resiko kemungkinan terjadinya persebaran virus COVID-19 yang belum juga reda.

Sebagai persyaratan pulang, Pondok Pesantren Tebuireng 2 mewajibkan santri untuk menyelesaikan tadarus Al Qur’an minimal 15 juz, serta melengkapi makna kitab kuning yang dikaji saat bulan Ramadhan. Ustadz Umbaran selaku kepala pondok menghimbau,

“Saat di rumah jangan tinggalkan kegiatan kegiatan yang telah dibiasakan di pondok, seperti sholat dhuha, sholat tahajud, dan sebagainya. Juga, jaga kelakuan sebagai santri Tebuireng. Jangan berkata kotor karena itu tidak mencerminkan akhlak santri yang baik.”

Perpulangan santri dimulai sejak selasa, 27 April, untuk santri yang berdomisil di wilayah Jombang dan sekitarnya, sedangkan di luar daerah tersebut, santri wajib pulang menggunakan bus rombongan pada hari rabu, 28 April. Sekitar 40 bus disediakan oleh pihak pesantren untuk mengantar santri menuju Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, serta beberapa wilayah di Sumatera. Santri yang berada di luar daerah tersebut diantarkan menuju bandara setelah melakukan rapid antigen dan screening kesehatan. Pelepasan pemberangkatan bus rombongan dilaksanakan di Kawasan Makam Gus Dur (KMGD) pada pagi hari. Pada kesempatan tersebut, KH. Abdul Hakim Mahfudz selaku Pengasuh Pesantren Tebuireng juga memberikan beberapa pesan kepada seluruh santri, salah satunya adalah untuk terus menjaga nilai-nilai santri selama berada di rumah masing-masing.

Liburan kali ini terbilang sangat panjang, sebab liburan kali merupakan liburan semester 1 dan 2, serta liburan Idul Fitri yang dijadikan dalam satu waktu pada akhir tahun ajaran. Hal ini tentunya untuk mengantisipasi seringnya santri pulang ke kampung halaman dan sekaligus untuk mencegah penyebaran covid-19.

Pewarta: Arina Rosyada  Azka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *