Self Management Strategy, Tips Memaksimalkan Potensi Diri

Kontributor: Arina

Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menjadi tamu istimewa untuk SMA Trensains pada Sabtu, 9 Oktober 2021. Kali ini jurusan Pendidikan Luar Sekolah dan Psikologi UNESA memberikan seminar dalam program pengabdian kepada masyarakat. Tema yang diangkat adalah self management strategy yang dianggap cocok untuk peserta seminar yaitu santri kelas XII. 

Narasumber seminar ini adalah Ibu Meita Santi Budiani, S.Psi, M.Psi, ketua jurusan psikologi UNESA. Sebelum penjelasan dimulai, santri diberi kuesioner identifikasi minat dan akat yang menunjukkan kecenderungan santri kepada salah satu karakter yang akan memudahkan santri dalam memilih jurusan dan karir. Karakter-karakter tersebut adalah realistic, invegative, artistic, social, enterpricing dan  conventional. Setelah Ibu Meita menjelaskan masing-masing karakter, beliau memulai penjelasan mengenai self management strategy.

Self management adalah kemampuan setiap individu untuk menunjukkan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengatur waktu, prioritas kerja sendiri, wawasan untuk mengelola emosi, dan kepercayaan diri untuk mengambil tanggung jawab atas masalah yang muncul serta melaporkan kembali secara akurat tentang kemajuan yang telah dicapai. 

Mengapa self management diperlukan? Ibu Meita menjelaskan, dengan self management, seseorang akan menjadi lebih disiplin, lebih mudah mencapai tujuan, dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dan dapat mengerjakan tugas atau pekerjaan dengan lebih teratur. Ada beberapa aspek self management, diantaranya adalah self motivation. Apa yang harus dilakkan jika seseorang sudah memiliki self motivation untuk menentkan pilihannya tetapi bertentangan dengan yang diinginkan orang tua?

"Pertama, kita harus meneliti apa manfaat dan keunggulan yang orang tua pilih untuk kita, karena orang tua mengenal kita dan ingin kita mendapat yang terbaik. Kedua, ketika kita mengikuti keinginan orang ua, kita harus tetap ikhlas menjalaninya," jelas Ibu Meita.

Selain self motivation, aspek-aspek self management adalah goal setting, time management, stress management, dan organization. 

"Ikut organisasi sangat bermanfaat, karena seseorang dituntut untuk berkomunikasi dengan orang-orang selain teman, seperti pimpinan dan lainnya. Jadi berbeda dengan sekedar kerja kelompok," papar Ibu Meita.

Terdapat lima langkah self management strategy. Yang pertama adalah goal setting, kemudian ada planning, schedule, task management, dan tidak kalah penting, self evaluation. Dengan bertanya kepada diri sendiri, apakah sudah bisa menyelesaikan masalah secara mandiri, atau memerlukan bantuan dari orang lain.  

Selanjutnya, Ibu Meita memberi tips meningkatkan self management, yakni diawali dengan memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Dalam rangka mengenali diri sendiri, santri diberi kertas untuk menulis nama, sifat, menggambar masa lalu dan masa depan, serta menulis cara untuk menggapai masa depan. Tips yang kedua adalah membuat skala prioritas, yaitu mengurutkan dari hal yang penting dan urgent, kemudian yang penting tapi tidak urgent. Yang ketiga adalah menggunakan teknik menejemen yang sesuai dengan diri sendiri. Ibu Meita berkata, 

"Ada orang yang kalau punya masalah, dia membaca. Ada yang berkonsultasi kepada orang lan, atau mencoba beusaha sendiri. Setiap orang memiliki tekniknya masing-masing." 

Tips yang terakhir adlah mengevaluasi hal-hal yang telah dilakukan.

Tidak hanya menjelaskan tentang self management strategy, Ibu Meita juga memberi beberapa tips untuk memilih jurusan. Diantaranya adalah memahami potensi diri dan mengetahui mana dari kelebihan seseorang yang akan mendukung karirnya. Selain itu, Ibu Meita juga memberi tahu perbedaan antara sarjana dan vokasi,  keunggulan-keunggulan jurusan, dan menjawab pertanyaan santri di akhir seminar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.