Lensa- Rabu, 29 Maret 2023 SMA Trensains telah kedatangan tim asesor dari provinsi Jawa Timur. Mereka merupakan tim dalam penilaian akreditasi yang dilakukan setiap lima tahun sekali. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai upaya peningkatan mutu serta menentukan tingkat kelayakan SMA Trensains dari tahun ke tahun. Saat ini, seluruh warga SMA Trensains terlihat kompak melancarkan kegiatan akreditasi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Akreditasi ini dimulai pada tanggal 29 hingga 30 Maret. Aspek yang dinilai tahun ini mencakup 8 standar akreditasi yaitu isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga pendidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, serta penilaian. Persiapan yang dilakukan pihak sekolah dilakukan sejak bulan Januari hingga sehari sebelum tim asesor datang ke SMA Trensains. Mulai dari pengumpulan sejumlah karya para siswa berupa Karya Tulis Ilmiah, pamflet serta poster-poster yang menghiasi setiap sudut sekolah. Tidak lupa kerja sama antar warga sekolah baik guru maupun siswa mempengaruhi berjalannya kegiatan akreditasi ini.
Rekomendasi dari asesor akreditasi untuk SMA Trensains mencakup empat poin, yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru serta manajemen sekolah. Menurut tim asesor, mutu lulusan SMA Trensains Tebuireng Jombang dapat dinyatakan bahwa siswa menunjukkan perilaku disiplin berdasarkan tata tertib sekolah, perilaku religius yang membudaya sesuai ajaran agama dan kepercayaan yang dianutnya, serta berperilaku tangguh dan bertanggung jawab yang membudaya. Kemudian untuk proses pembelajarannya dapat dinyatakan dengan proses pembelajaran yang memberikan siswa kesempatan untuk belajar secara aktif, melibatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dilaksanakan melalui pengalaman yang konkret, dan menyajikan materi yang lebih bermakna bagi kehidupan siswa. Lalu mutu guru dianggap mampu menyusun perencanaan pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif dengan mengoptimalkan lingkungan dan memanfaatkan TIK atau cara lain yang sesuai dengan konteksnya. Terakhir, manajemen sekolah SMA Trensains Tebuireng dipandang dapat mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan dan mengevaluasi visi, misi, dan tujuan sekolah dengan melibatkan pemangku kepentingan dan hasil evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.
Setelah hampir satu bulan menunggu pengumuman hasil dari akreditasi yang berjalan selama dua hari tersebut, akhirnya SMA Trensains menerima pesan bahwa hasil penilaian akreditasi mencapai nilai 94 dengan agregat A. Suatu kebanggaan bagi sekolah dengan peringkat 8 se-Jawa Timur ini. Semoga pencapaian ini dapat dipertahankan untuk kedepannya, aamiin.
Pewarta: Quratta A'yun
