Jombang, 22 februari 2025 – Pondok Pesantren Sains Tebuireng kembali melaksanakan evaluasi Al-Qur’an bagi para santri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran agama Islam. Evaluasi ini berlangsung secara tertib dan mendapat perhatian penuh dari para pengasuh, mudir pondok, dan dewan penguji.
Evaluasi yang digelar secara berkala ini bertujuan untuk menilai kemampuan santri dalam menghafal, memahami, dan melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas XII SMA Trensains tebuireng.
Mudir Bidang Pondok Pesantren Tebuireng, K.H. Lukman Hakim,BA, menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari sistem pendidikan pesantren yang menekankan keseimbangan antara hafalan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin memastikan bahwa para santri tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami makna dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian mereka dan melafalkan sesuai dengan makhrorijul hurufnya,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat santri dalam mengikuti evaluasi ini. “Evaluasi ini menjadi tolok ukur dalam memastikan pembelajaran Al-Qur’an berjalan optimal. Kami berharap para santri terus berusaha memperbaiki hafalan dan bacaan mereka agar semakin baik dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah, Umbaran,S.H.I. juga memberikan sambutan yang menekankan ketika menguji jangan terlalu kaku sehingga santri yang diuji agar tidak tegang.,” katanya.
Proses evaluasi ini dilakukan oleh tim penguji yang terdiri atas para ustaz dan hafiz Al-Qur’an yang berpengalaman dari pondok pesantren Madrasatul Quran Tebuireng. Para santri diuji secara lisan dengan metode tasmi’ (mendengarkan bacaan hafalan) dan takrir (pengulangan hafalan). Selain itu, aspek tajwid dan makharijul huruf turut menjadi perhatian utama dalam penilaian.
Salah satu santri yang mengikuti evaluasi, Inna, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi untuk lebih giat dalam menghafal dan memperbaiki kualitas bacaannya. “Evaluasi ini sangat membantu kami dalam mengukur sejauh mana hafalan kami berkembang dan memperbaiki kesalahan dalam membaca Al-Qur’an,” tuturnya.
Pihak pesantren berharap bahwa melalui evaluasi ini, santri dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan hafalannya dan semakin mencintai Al-Qur’an. Dengan adanya sistem evaluasi yang berkelanjutan, Pondok Pesantren Tebuireng terus berkomitmen untuk mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang mendalam sesuai dengan visi SMA Trensains Tebuireng Memegang teguh Al-Quran.
